Banjir yang Melanda Puluhan Hektare Sawah dan Tambak di Gresik Berangsur Surut, Kerugian Materiel Mulai Dihitung
Banjir Luapan Sungai Lamong masih menggenangi sejumlah kawasan di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Setidaknya enam desa terendam banjir tersebut. Kini kondisinya perlahan surut.
GRESIK, SJP—Ratusan hektare lahan sawah dan tambak ikan di Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, terdampak banjir. Namun luapan Sungai Lamong yang merendam enam desa di Kecamatan Cerme itu perlahan kini mulai surut.
Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang mengatakan, banjir setinggi 5 sentimeter merendam pemukiman warga di Kecamatan Cerme.
Tidak hanya pemukimam warga, lahan persawahan seluas 168 hektare dan tambak ikan seluas 45 hektare pun ikut hanyut terbawa arus.
"Curah hujan tinggi dan air kiriman dari wilayah hulu menyebabkan debit Sungai Lamong meningkat dan meluap permukiman. Kondisi banjir mengalami penurunan perlahan," kata Miko.
Miko menyampaikan, banjir di Kecamatan Cerme melanda sebanyak lima desa. Yakni Desa Dadapkuning, Dungus, Morowudi, Gurang Anyar, Iker-Iker Geger, dan Desa Pandu.
Dia menyebut, kondisi banjir di Desa Dadapkuning yang menggenangi jalan penghubung desa (JPD) dan jalan lingkungan kini mulai surut.
Di Desa Dungus, banjir setinggi 20 sentimeter yang menggenangi JPD, jalan lingkungan, pemukiman, dan makam mum, kini perlahan surut. Banjir juga menggenangi lahan persawahan seluas 40 hektare.
Sedangkan banjir yang melanda Desa Morowudi juga mulai surut. Sebelumnya, jalan raya, jalan lingkungan, rumah, dan SDN Morowudi, tergenang banjir. Lahan persawahan seluas 50 hektare dan tambak 25 hektare hanyut terbawa arus.
Banjir di Desa Gurang Anyar juga mulai surut. Sebelumnya, area persawahan seluas 37 hektare di desa ini turut tergenang banjir.
Banjir setinggi 40 sentimeter yang sebelumnya menggenangi Desa Iker-Iker Geger juga mulai surut. Di desa ini, rumah warga dan 30 hektare lahan persawahan terendam banjir.
"Desa Pandu, JPD tergenang 10–15 sentimeter, fasilitas umum makam dan persawahan tergenang 11 hektare, serta tambak ikan seluas 20 hektar,e" jelasnya.
Meski tidak ada korban jiwa, BPBD memperkirakan kerugian material sangat dirasakan oleh warga terdampak yang didominasi sawah dan tambak ikan.
Sebelumnya, banjir imbas luapan Sungai Lamong ini berdampak kepada empat kecamatan secara bergilir. Mulai Kecamatan Balongpanggang, Benjeng, Driyorejo, hingga Cerme.
Setidaknya belasan desa di dalam kecamatan tersebut terdampak. Mulai dari rumah, jalan raya, sawah, hingga fasilitas umum. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

