Tragis, Tukang Bangunan di Tulungagung Tewas Tersengat Listrik Saat Menolong Rekannya Yang Kesetrum
Peristiwa tersebut terjadi di lokasi proyek pembangunan rumah di Jalan Muhammad Yamin, Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung.
TULUNGAGUNG, SJP - Niat baik seorang pekerja bangunan di Tulungagung berubah menjadi tragedi memilukan. Miseran (38), warga Desa Ngrendeng, Kecamatan Gondang, meninggal dunia setelah tersengat listrik saat berusaha menolong rekannya yang lebih dulu kesetrum.
Peristiwa tersebut terjadi di lokasi proyek pembangunan rumah di Jalan Muhammad Yamin, Kelurahan Kutoanyar, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung, Jumat (24/10/2025) pagi.
Menurut Kasi Humas Polres Tulungagung, Ipda Nanang Murdiyanto, kejadian itu bermula ketika Miseran bersama dua rekan kerjanya, yakni Saiful Muhsin (37), warga Desa Sumberjo, Kecamatan Durenan , Trenggalek, dan Imam Mahfud (41) warga Desa Tiudan, Kecamatan Gondang, Tulungagung, tengah mengerjakan pembangunan rumah milik Krisna Kurnia.
Sekitar pukul 09.00 WIB, suasana kerja yang semula biasa mendadak berubah panik. Saiful yang sedang memegang steger besi tiba-tiba menjerit kesakitan karena tersengat arus listrik. Tanpa berpikir panjang, Miseran spontan berlari mendekat untuk menolong. Ia berusaha menarik baju Saiful agar terlepas dari aliran listrik. Namun, upaya heroiknya justru berujung duka, tangan Miseran ikut menempel pada besi bertegangan tinggi.
"Seketika tubuh korban Miseran tersentak dan jatuh ke tanah tak sadarkan diri," tutur Ipda Nanang.
Rekan-rekannya yang menyaksikan kejadian itu hanya bisa terpaku, panik, dan berusaha menolong. Namun, nyawa Miseran tak dapat diselamatkan. Ia meninggal dunia di lokasi kejadian. Saiful yang sempat tersengat berhasil selamat, sementara Imam Mahfud segera menghubungi pemborong proyek untuk meminta bantuan dan melapor ke pihak kepolisian.
Ipda Nanang, mengatakan berdasar hasil olah tempat kejadian perkara yang dilakukan tim Inafis Satreskrim Polres Tulungagung bersama petugas Forensik RSUD dr. Iskak Tulungagung, menunjukkan korban meninggal dunia akibat sengatan listrik tanpa adanya tanda kekerasan.
“Korban berusaha menolong temannya yang lebih dulu tersengat arus listrik, namun justru ikut terkena aliran. Hasil pemeriksaan menunjukkan penyebab kematian murni karena sengatan listrik,” jelas Ipda Nanang.
Diduga steger besi yang digunakan bersentuhan dengan kabel yang teraliri listrik. Dari hasil pemeriksaan tubuh korban, petugas juga menemukan luka bakar bekas sengatan listrik pada telapak tangan.
"Barang bukti yang diamankan berupa kabel engkel warna hitam-merah sepanjang tujuh meter lengkap dengan stop kontak yang diduga menjadi sumber arus listrik," terang Ipda Nanang.
Ipda Nanang menambahkan pihak Polres Tulungagung turut berduka cita atas peristiwa ini dan mengimbau agar para pekerja bangunan lebih memperhatikan faktor keselamatan kerja.
“Peristiwa ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa niat baik pun bisa berujung tragedi bila tak disertai kewaspadaan. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya atas meninggalnya korban,” pungkas Ipda Nanang. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

