Banjir Luapan Sungai Lamong Gresik Meluas ke 4 Desa di Kecamatan Cerme

Banjir imbas luapan Sungai Lamong di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, tak kunjung reda. Banjir tersebut kini merambat ke Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik. Sebanyak empat desa di Kecamatan tersebut terdampak.

11 Jun 2025 - 10:54
Banjir Luapan Sungai Lamong Gresik Meluas ke 4 Desa di Kecamatan Cerme
Pengendara jalan melintasi bekas banjir di Kabupaten Gresik, imbas luapan Sungai Lamong. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP—Banjir akibat luapan Sungai Lamong di Kabupaten Gresik, merambah ke Kecamatan Cerme pada Rabu (11/6/2025). Hingga saat ini, empat desa di Kecamatan Cerme genangan banjir. 

Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Gresik, F.X. Driatmiko Herlambang mengatakan, banjir tidak dapat dipastikan karena bergerak dari hulu ke hilir.

Menurut Miko, penyebab banjir luapan Sungai Lamong itu karena tingginya intensitas hujan kiriman dari hulu. Seperti Mojokerto dan Lamongan.  

"Curah hujan tinggi dan air kiriman dari wilayah hulu menyebabkan debit Kali Lamong meningkat dan meluap permukiman," kata Miko, Rabu (11/6/2025).

Miko menjelaskan, keempat desa di Kecamatan Cerme yang terdampak banjir luapan Sungai Lamong ini ada di Desa Dadapkuning, Dungus, Morowudi, dan Guranganyar.

Di Desa Dadapkuning, banjir setinggi 10 sentimeter merendam jalan raya, jalan penghubung desa (JPD), dan lingkungan. Sedangkan di Desa Dungus, air setinggi 30 sentimeter menggenangi JPD, jalan lingkungan, makam, sawah dan 50 rumah.

Kemudian di Desa Morowudi, banjir setinggi 10 sentimeter hingga saat ini masih merendam jalan lingkungan di Dusun Ngepungsari.

"Di Desa Guranganyar, jalan lingkungan tergenang sampai 15 sentimeter dan persawahan tergenang kurang lebih 60 hektare," jelasnya. 

Miko menerangkan, banjir yang sebelumnya melanda Kecamatan Benjeng kini berangsur surut. Yakni di Desa Lundo, Sedapur Klagen, Delik Sumber, Kedung Rukem, Munggu Gianti, Bulurejo, Dermo, Klampok, Sirnoboyo, dan Kedung Sekar.

Dua JPD yang sebelumnya ditutup, yakni Jalan Raya Benjeng—Balongpanggang dan Jalan Raya Benjeng—Metatu, kini sudah kembali dibuka untuk umum. 

Sebelumnya, banjir akibat luapan Sungai Lamong ini melanda Kecamatan Balongpanggang dan mengakibatkan 240 rumah warga tergenang. (*)

Editor: Ali Wafa 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow