Anomali Arus Kendaraan Libur Lebaran 2026 di Kota Batu, Lonjakan di Akhir Periode

Beberapa titik yang mengalami penurunan di antaranya Jalan Panglima Sudirman (barat) sebesar 0,7 persen, Simpang Arumdalu 1,5 persen, serta Jalan Trunojoyo (timur) 1,2 persen. Penurunan juga terjadi di Jalan Gajah Mada 1,4 persen, Jalan Brantas 1,8 persen, dan Jalan Diponegoro 0,4 persen.

27 Mar 2026 - 17:00
Anomali Arus Kendaraan Libur Lebaran 2026 di Kota Batu, Lonjakan di Akhir Periode
Kondisi Jalan Raya Kota Batu kawasan Jalan Patimura (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP — Pola pergerakan wisatawan dan pemudik selama pelaksanaan Operasi Ketupat Semeru 2026 menunjukkan anomali dibandingkan tahun sebelumnya. 

Hal ini terbukti dari volume kendaraan yang justru mengalami lonjakan tajam pada akhir periode, meskipun secara total tercatat menurun sekitar 27 persen dibanding 2025.

Kasatlantas Polres Batu, AKP Kevin Ibrahim, pada Jumat (27/3/2026) menegaskan bahwa berdasarkan data grafis, arus kendaraan pada 2026 sempat melandai drastis di awal periode. Pada hari ke-1 hingga ke-6, jumlah kendaraan berada di bawah 1.000 unit per hari.

Namun, tren tersebut berubah ekstrem menjelang akhir periode dengan lonjakan signifikan hingga menyentuh angka 14.516 kendaraan pada hari ke-11.

"Kondisi ini berbanding terbalik dengan pola tahun 2025 yang relatif stabil di kisaran 7.000–8.000 kendaraan per hari. Pergeseran ini mengindikasikan adanya perubahan preferensi waktu perjalanan masyarakat, yang cenderung menunda mobilitas hingga mendekati puncak libur," urainya.

Ia juga menyatakan bahwa pihaknya telah mengantisipasi dinamika tersebut dengan menyiagakan tim urai di sejumlah titik rawan kepadatan.

Pihaknya menyiapkan tim urai sebanyak 41 personel untuk mengantisipasi titik-titik rawan kemacetan.

Personel tersebut disebar di ruas strategis guna menjaga kelancaran lalu lintas, terutama pada jam-jam krusial. Berdasarkan pemetaan, puncak arus masuk ke Kota Batu diperkirakan berlangsung hingga pukul 13.00 WIB, sementara arus keluar kota mencapai puncaknya pada pukul 17.00 hingga 20.00 WIB.

"Di sisi lain, hasil pemantauan melalui sistem Intelligent Traffic System (ITS) Dinas Perhubungan Kota Batu menunjukkan bahwa secara umum volume kendaraan tahun ini tidak setinggi periode Lebaran sebelumnya. Data dari 10 kamera ETLE mencatat sebagian besar ruas jalan mengalami penurunan," imbuhnya.

Beberapa titik yang mengalami penurunan di antaranya Jalan Panglima Sudirman (barat) sebesar 0,7 persen, Simpang Arumdalu 1,5 persen, serta Jalan Trunojoyo (timur) 1,2 persen. Penurunan juga terjadi di Jalan Gajah Mada 1,4 persen, Jalan Brantas 1,8 persen, dan Jalan Diponegoro 0,4 persen.

Meski demikian, peningkatan tetap terjadi di sejumlah ruas tertentu, seperti Jalan Ahmad Yani sebesar 0,1 persen, Jalan Imam Bonjol 0,3 persen, Jalan Patimura 2 persen, serta Jalan Mojorejo 0,6 persen.

"Dengan pola seperti ini, aparat menilai konsentrasi kendaraan kini lebih terfokus pada waktu dan titik tertentu, bukan tersebar merata seperti tahun sebelumnya," pungkasnya. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow