Aksi Pencurian Jeruk di Malang Picu Amarah Warga, Motor Terduga Pelaku Dibakar

Warga Dusun Bulurejo, Dau, Kabupaten Malang menangkap pencuri jeruk saat ronda malam. Sepeda motor pelaku dibakar massa setelah aksi pencurian hasil kebun memicu kemarahan petani.

13 May 2026 - 22:20
Aksi Pencurian Jeruk di Malang Picu Amarah Warga, Motor Terduga Pelaku Dibakar
Terduga pelaku pencurian jeruk di wilayah Dau diamankan polisi usai tertangkap tangan oleh warga saat beraksi di kebun jeruk Bulurejo. (Foto : Polsek Dau For SJP)

MALANG, SJP – Udara dingin khas lereng Dau masih menyelimuti Dusun Bulurejo, Desa Petungsewu, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang, Minggu (10/5/2026) dini hari. Di sela hamparan kebun jeruk yang mulai memasuki masa panen, sejumlah warga memilih tidak tidur.

Mereka berjaga dalam gelap, menahan kesal yang sudah berhari-hari menumpuk akibat hasil kebun yang terus raib dicuri.

Di bawah temaram lampu seadanya, langkah-langkah kecil terdengar di antara rimbun pohon jeruk. Warga yang sejak awal curiga langsung bergerak mendekat. Benar saja, seorang pria tampak memetik buah jeruk dan memasukkannya ke dalam karung plastik.

Pria itu kemudian diketahui berinisial HS (38), warga Desa Tawangargo, Kecamatan Karangploso. Ia tertangkap basah saat diduga mencuri jeruk siam madu dan jeruk iris manis milik warga sekitar pukul 01.30 WIB.

Bukan tanpa alasan. Dalam beberapa pekan terakhir, para petani mengaku terus merugi akibat pencurian hasil bumi yang terjadi berulang kali. Jeruk-jeruk yang seharusnya menjadi sumber penghasilan keluarga mendadak hilang sebelum sempat dipanen.

HS kemudian diamankan dan dibawa ke Balai Dusun Bulurejo. Namun situasi sempat memanas. Sebuah sepeda motor Honda Beat warna hitam bernopol N 6832 HHQ yang diduga milik pelaku mendadak dilalap api. Kendaraan itu hangus terbakar di tengah luapan kemarahan massa yang geram dengan aksi pencurian tersebut.

Tak lama berselang, petugas dari SPKT dan Unit Reskrim Polsek Dau tiba di lokasi untuk mengamankan situasi. Polisi kemudian membawa pelaku berikut sejumlah barang bukti.

Di antaranya satu karung plastik berisi sekitar 30 kilogram jeruk siam madu, lima buah jeruk iris manis, dua karung kosong bekas pakan ternak, serta bangkai sepeda motor yang telah terbakar.

Plt Kapolsek Dau, AKP Hari Eko Utomo, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, pihak kepolisian langsung melakukan penanganan setelah menerima laporan warga.

“Kami sudah menerima laporan, mendatangi TKP, dan mencatat keterangan saksi-saksi. Saat ini petugas sedang melengkapi berkas perkara untuk proses penyidikan hingga tuntas,” ujarnya, Rabu (13/5/2026).

Dari hasil pemeriksaan awal, HS mengaku bukan kali pertama melakukan aksi pencurian di lokasi tersebut. Ia disebut sudah empat kali mengambil jeruk di kebun yang sama dalam kurun satu minggu terakhir.

"Kerugian akibat aksi pencurian itu ditaksir mencapai Rp3 juta," terangnya.

Di Bulurejo, jeruk bukan hanya buah. Hasil bumi itu  adalah hasil kerja panjang petani yang dirawat berbulan-bulan di tengah cuaca tak menentu dan biaya pupuk yang terus naik.

Karena itu, ketika hasil panen dicuri sedikit demi sedikit, yang hilang bukan hanya buahnya, tetapi juga kesabaran warga yang selama ini mencoba bertahan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow