Terinspirasi Semangat Bung Karno, Siswa Asal Tulungagung Juarai Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar
Aria mengatakan, proses 8 jam melukis wajah Bung Karno terinspirasi karena jiwa patriot dan semangat Putra Sang Fajar, sebutan Presiden Pertama RI.
KEDIRI, SJP - Senyum membanggakan terpancar dari wajah Aria Hanan Akbar Narendra. Setelah menghabiskan waktu berjam-jam, Aria berhasil menjadi juara 1 kategori SMA dalam Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri.
Aria mengatakan, proses 8 jam melukis wajah Bung Karno terinspirasi jiwa patriot dan semangat Putra Sang Fajar, sebutan Presiden Pertama RI.
"Hal itu lah yang mendukung saya menggoreskan semangat Bung Karno di atas kanvas," jelasnya, Minggu, (28/06/2026).
Pemuda siswa MAN 1 Tulungagung itu berharap event semacam ini bisa terus diadakan agar seniman bisa mengekspresikan jiwa juang Bung Karno sebagai pahlawan pendiri Bangsa.
Lomba lukis wajah Putra Sang Fajar menjadi bagian dari rangkaian peringatan Bulan Bung Karno yang digelar DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri pada Juni 2026 ini.
Sementara itu, Bendahara DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Wara Sundari Renny Pramana menuturkan karya-karya pilihan itu hasilnya sangat membanggakan.
Sebagai penggemar lukisan, Bunda Renny, sapaan akrabnya, menilai melukis wajah memiliki kesulitan tersendiri. Pasalnya dalam melukis wajah dibutuhkan ketelitian dan kesesuaian wajah. Terlebih yang dilukis adalah sosok Sang Proklamator, Ir. Soekarno. Bunda Renny menambahkan jika dilihat sekilas, hampir semua lukisan mirip dengan Presiden Pertama Indonesia tersebut.
Oleh karena itu, hasil karya peserta terpilih akan dipajang di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri sebagai bentuk apresiasi kepada para peserta. "Kalau kita tidak melihat dengan jelas, semuanya mirip Bung Karno," tuturnya.
Lomba Lukis Wajah Putra Sang Fajar diikuti total 171 pendaftar, dengan rincian pelajar tingkat SMP sebanyak 85 peserta, SMA 24 peserta dan kategori umum 62 peserta. Setiap kategori diambil tiga terbaik dengan total hadiah sebesar Rp17.500.000.
Selain dari wilayah eks karesidenan Kediri, peserta datang dari Jombang, Surabaya, Malang, Batu, Probolinggo, dan Gresik. Kemudian untuk luar provinsi Jawa Timur, ada pula dari DKI Jakarta, Yogyakarta dan beberapa kota di Jawa tengah, seperti Magelang, Pekalongan dan Pati.
Jumlah peserta yang mendaftar untuk mengikuti lomba lukis itu pun diakui penyelenggara melebih target yang diharapkan. "Mudah-mudahan acara ini bisa lebih besar lagi, baik peserta dan hadiahnya maupun proses pelaksanaannya," tambah Bunda Renny. (*)
Editor: Danu
What's Your Reaction?

