Maknai Hari Sumpah Pemuda, Pelajar SMK PGRI 5 Jember Pakai Baju Adat dan Pungut Sampah

Selain mengelar ikrar, para murid juga selanjutnya melakukan gerak jalan santai di sekitar jalan raya sekolah. Uniknya lagi, ribuan siswa tersebut juga melakukan kegiatan yang sangat terpuji, yaitu memungut sampah di kiri kanan jalan yang mereka lewati

28 Oct 2023 - 09:15
Maknai Hari Sumpah Pemuda, Pelajar SMK PGRI 5 Jember Pakai Baju Adat dan Pungut Sampah
Peringatan Hari Sumpah Pemuda oleh siswa SMK PGRI 5 Jember di Kecamatan Kencong. Mereka memakai baju adat dan memungut sampah di area Taman Makan Pahlawan. (Ulum/SJP)

Kabupaten Jember, SJP - Hari Sumpah Pemuda yang jatuh pada hari Sabtu 28 Oktober 2023 dimaknai khusus oleh sekolah SMK PGRI 5 yang berada di Kabupaten Jember, tepatnya di Kecamatan Kencong.

Sebanyak 1.500 siswa memakai baju adat dan melakukan ikrar Sumpah Pemuda di taman makan pahlawan untuk mengenang jasa para pejuang pendahulu.

Tidak hanya murid yang memakai baju adat dari Sabang sampai Merauke, namun dewan guru juga melakukan hal serupa, yaitu memakai baju adat dan tabur bunga di taman makan pahlawan.

Selain mengelar ikrar, para murid juga selanjutnya melakukan gerak jalan santai di sekitar jalan raya sekolah.

Uniknya lagi, ribuan siswa tersebut juga melakukan kegiatan yang sangat terpuji, yaitu memungut sampah di kiri kanan jalan yang mereka lewati.

"Hari ini adalah hari yang sangat luar biasa, karena kami diberi kesehatan dan semua murid bisa memperingati hari Sumpah Pemuda yang kita beri tema bersama memajukan Indonesia. Agenda kami yaitu gelar ikrar sumpah pemuda bersama sama kita lantunkan di area taman makam pahlawan dan selanjutnya tabur bunga," kata Kepala Sekolah SMK PGRI 5 Jember Saiful Anwar, Sabtu (28/10/2023).

Tidak hanya itu, kepala sekolah menyampaikan, dirinya juga memerintahkan para guru dan murid memakai baju adat.

"Mengapa kita memakai baju adat, karena dengan kita memakai baju dari berbagai daerah, hal ini memperkuat Indonesia dari berbagai sisi. Apapun adat dan budaya, Indonesia tetap satu," terang Saiful menambahkan.

Kepala sekolah juga menyampaikan, jika kegiatan sumpah pemuda ini juga diselingi dengan kegiatan positif dan edukasi, salah satunya pungut sampah sepanjang jalan yang murid murid lewati.

"Jadi kami melakukan jalan sehat, dan di sela-sela kegiatan itu para murid membawa kantong kresek dan itu buat pungut sampah di sepanjang jalan yang dilewati nantinya," terangnya.

Menanggapi kegiatan sekolah SMK PGRI 5, Umi Hamidah salah satu warga Kecamatan Kencong mengaku sangat takjub.

"SMK ini sangat luar biasa, selain kegiatan yang padat juga mereka melakukan aksi sosial. Ini sebagai contoh masyarakat dan sekolah lain agar melakukan hal yang sama, dan edukasi ini sangat bagus," ucapnya kagum. (*)

Editor : Queen Ve

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow