70 Tokoh Jadi Penjamin, LBH Al-Faruq Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Saiful Amin

70 tokoh yang menjadi penjamin penangguhan penahanan terdiri dari berbagai profesi.da pengasuh pondok pesantren, akademisi, dosen, hingga tokoh organisasi masyarakat.

10 Sep 2025 - 19:51
70 Tokoh Jadi Penjamin, LBH Al-Faruq Ajukan Penangguhan Penahanan bagi Saiful Amin
Poster seruan pembebasan Saiful Amin yang bertebaran di media sosial. (foto: istimewa)

KEDIRI, SJP – Upaya hukum untuk membebaskan aktivis Kediri Saiful Amin dari jerat penahanan mendapat dukungan luas. Disertai jaminan dari 70 tokoh yang berasal dari berbagai profesi, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Al-Faruq Kediri resmi mengajukan permohonan penangguhan penahanan ke Polresta Kediri, Rabu (10/9/2025) siang.

Saiful Amin merupakan koordinator lapangan aksi unjuk rasa di Mapolres Kediri Kota pada 30 Agustus 2025. Dia ditahan Polres Kediri Kota juga dijerat pasal 160 KUHP tentang penghasutan. 

Ketua LBH Al-Faruq Kediri, Taufik Dwi Kusuma (Taufik DK), menyebut dukungan dari berbagai kalangan terhadap upaya penangguhan penahanan ini merupakan bukti kepercayaan publik terhadap kiprah Saiful Amin. 

“Ada pengasuh pondok pesantren, akademisi, dosen, hingga tokoh organisasi masyarakat yang bersedia menjamin. Banyak sahabat, kawan, dan senior yang menilai Saiful Amin pejuang demokrasi,” ujarnya.

Taufik menegaskan, pengajuan penangguhan penahanan ini dilakukan dengan tetap menghormati proses hukum. Harapannya, dukungan 70 penjamin menjadi pertimbangan bagi aparat untuk tidak hanya menangguhkan penahanan, tetapi juga membebaskan Saiful Amin dari segala sangkaan.

“Itu harus menjadi pertimbangan aparat penegak hukum untuk membebaskan dari segala sangkaan, termasuk tuduhan menghasut,” harapnya.

Saat ini, tim advokasi masih menunggu jawaban resmi dari kepolisian terkait permohonan tersebut. LBH Al-Faruq berharap aparat penegak hukum dapat mempertimbangkan dukungan masyarakat luas serta prinsip demokrasi dalam menangani kasus Saiful Amin.

Kepada wartawan, Kasatreskrim Polres Kediri Kota AKP Cipto Dwi Leksana mengatakan, Polres Kediri Kota akan mengkaji permohonan penangguhan tersebut. “Sudah diterima (surat permohonan penangguhan penahanan-red) dan kami teruskan ke pimpinan,” kata AKP Cipto.

Surat dari Balik Jeruji Sel

Saiful Amin yang dikenal dengan nama Sam Oemar, mengirimkan pesan dari balik jeruji penjara Polres Kota Kediri. Dalam suratnya yang bertanggal 8 September 2025, Saiful Amin mengungkapkan rasa berat hatinya karena mengetahui teman-temannya sedang repot akibat kasus yang menimpanya.

"Berat hati saya mengetahui teman-teman sekalian repot oleh perkara yang saya alami. Saya pikir hal yang tak sanggup saya alami adalah diabaikan, ditinggalkan oleh orang-orang yang saya cintai, ternyata tidak. Hal yang paling saya tidak sanggup saya jalani adalah mengetahui orang-orang yang saya cintai bersedih karena saya."

Namun, Saiful menegaskan bahwa yang paling penting bukan perasaan pribadinya, melainkan perjuangan yang sedang mereka upayakan bersama.

Dia juga mengajak teman-temannya dari Sekitar Institute, Kios Domisili Sekitar, dan Komite Politik untuk terus meneruskan keyakinan masing-masing yang dia yakini saling terhubung. 

Saiful juga menyampaikan bahwa ada teman-teman lain yang tertangkap dalam kondisi lebih menyedihkan, sebagian karena pelemparan Polres dan terjerat isu pencurian motor dan molotov, yang menurutnya terbawa oleh keadaan hidup yang tidak wajar dan tidak adil.

Seperti diberitakan, Polres Kediri Kota menangkap Saiful Amin, Direktur Sekitar Institute yang bertindak sebagai korlap aksi di depan Mapolres Kediri Kota pada Sabtu (30/8/2025). Saiful dijemput polisi di kontrakannya di kawasan Rejomulyo, Kota Kediri pada Selasa (2/9/2025) dini hari. 

Polres Kediri Kota menjerat Saiful Amin dengan pasal penghasutan sehingga terjadi kerusuhan setelah aksi. Namun, pengacaranya menolak tuduhan itu karena massa aksi yang dibawa oleh Saiful Amin sudah dibubarkan sebelum kerusuhan terjadi. Menurut pengacaranya, Saiful Amin bukan aktor intelektual kerusuhan, maka polisi harus mencari siapa di balik kerusuhan yang menumpang aksi unjuk rasa tersebut. (*)

Editor : Danu S

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow