Wisata Rasa dan Cerita, Kampung Coklat Blitar Jadi Pilihan Liburan Akhir Tahun

Salah satu destinasi wisata yang menjadi rekomendasi untuk berlibur bersama keluarga di momen akhir tahun 2025 di Kabupaten Blitar adalah wisata edukasi Kampung Coklat Blitar. Selain berwisata, pengunjung bisa mendapatkan edukasi tentang pengolahan buah cokelat menjadi cokelat.

21 Dec 2025 - 18:22
Wisata Rasa dan Cerita, Kampung Coklat Blitar Jadi Pilihan Liburan Akhir Tahun
Pengunjung wisata edukasi Kampung Coklat Blitar saat mendengarkan penjelasan tentang pengolahan buah cokelat atau kakao menjadi cokelat di kawasan kebun. (Foto:Ninda Kinanti)

BLITAR, SJP - Liburan akhir tahun di Kampung Coklat Blitar yang berada di Desa Plosorejo, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar terasa seperti menyusuri cerita yang manis.

Dari aroma cokelat yang menguar di udara, derwi tawa anak-anak yang berlarian, hingga kebun hijau yang membentang luas, semuanya menghadirkan suasana liburan yang hangat dan penuh pengalaman.

Destinasi wisata edukasi ini tak lagi sekedar tempat berjalan-jalan. Memasuki penghujung tahun 2025, Kampung Coklat menghadirkan wajah baru yang membuat pengunjung betah berlama-lama.

Kolam renang keluarga menjadi magnet utama, disusul pintu masuk galery coklat bergaya eropa yang kerap menjadi latar swafoto, serta kebun coklat seluas 8 hektare yang memperkuat nuansa alam dan edukasi.

Pengelola Wisata Edukasi Kampung Coklat Blitar Ahmad Nahru Mufti Alam mengatakan, peningkatan fasilitas ini sejalan dengan kebutuhan wisata keluarga saat musim liburan, khususnya libur akhir tahun.

"Pengunjung sekarang ingin liburan yang lengkap. Bukan hanya hiburan, tapi juga pengalaman dan cerita yang bisa dibawa pulang," kata dia, Ahad (21/12/2025).

Dampaknya pun mulai terasa pada angka kunjungan, di hari biasa Kampung Coklat dikunjungi sekirar 300 wisatawan per hari. Kini, terus melonjak hingga sekitar 3.000 orang per harinya.

Di memperkirakan puncak kunjungan akan terjadi setelah pergantian tahun, tepatnya pada 1 Januari 2026 dengan potensi mencapai 5.000 hingga 10.000 pengunjung.

"Sekarang di libur sekolah, sudah meningkat per hari atau saat weekend seperti saat ini bisa mencapai 3.000 pengunjung yang datang," ujarnya.

Meski tanpa diskon khusus selama libur akhir tahun, pengelola tetap mempertahankan harga tiket yang terjangkau. Tiket reguler dibanderol Rp20.000, sementara tiket terusan seharga Rp35.000 yang sudah mencangkup akses ke 14 wahana, termasuk kolam renang.

"Kalau yang reguler Rp20.000 dan terusan Rp35.000 per orang. Sudah include ke 14 wahana ya untuk tiket terusan, termasuk kolam renang baru itu," terang Nahru.

Salah satu pengunjung asal Surabaya bernama Gabby Olivia Islami (30) mengaku bahwa Wisata Edukasi Kampung Coklat Blitar menyimpan kenangan berbeda dibandingkan kunjungan sebelumnya. Ia terkejut dengan perubahan yang ada saat ini.

Yang paling berkesan baginya adalah pengalaman melihat langsung proses pengolahan cokelat dari kebun hingga pabrik.

"Dulu belum seluas ini dan wahananya juga belum sebanyak sekarang, lebih hidup dan edukatif yang sekarang. Seneng sekali, bisa lihat prosesnya, lalu nyobain cokelat dari pohon langsung. Anak-anak jadi tahu, cokelat itu prosesnya panjang," tuturnya.

Menurut Gabby, Kampung Coklat kini menjadi destinasi liburan keluarga yang praktis, karena semua kebutuhan tersedia dalam satu kawasan.

"Anak-anak senang, orang tua nyaman. Ada wahana, ada kolam renang, bahkan ada cottage kalau mau menginap. Jadi liburannya nggak capek," imbuhnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow