Warga Surabaya Bernostalgia, Festival Rujak Uleg 2025 Akan Digelar di Eks Taman Hiburan Rakyat

Festival Rujak Uleg 2025 digelar di bekas THR, hadirkan nuansa nostalgia sambil nikmati 3.300 porsi rujak gratis dan meriahkan HJKS ke-732 tanpa gangguan lalu lintas.

16 May 2025 - 20:30
Warga Surabaya Bernostalgia, Festival Rujak Uleg 2025 Akan Digelar di Eks Taman Hiburan Rakyat
Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi beserta jajaran ikut menguleg rujak bersama peserta dalam Festival Rujak Uleg 2024 di Taman Surya (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP - Festival Rujak Uleg kembali hadir sebagai bagian dari perayaan Hari Jadi Kota Surabaya (HJKS) ke-732. Gelaran tahunan yang selalu dinanti oleh warga Kota Pahlawan itu akan diselenggarakan pada Sabtu (17/5/2025) besok malam, mulai pukul 18.00 hingga 21.00 WIB. 

Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya yang berlangsung di ruang terbuka seperti Kya-Kya Kembang Jepun atau di taman Surya pada tahun 2024 lalu, kini lokasi festival dipindahkan ke dalam area Surabaya Expo Center.

Pemilihan lokasi baru yang dulunya dikenal sebagai Taman Hiburan Rakyat (THR) dan Taman Remaja Surabaya (TRS) ini bertujuan untuk menghindari kemacetan dan penutupan jalan yang kerap terjadi saat festival berlangsung. Selain itu, nuansa nostalgia dari kawasan THR yang melegenda dijadikan bagian dari tema besar festival tahun 2025, yakni “The Legend of THR”.

"Kita evaluasi lagi demi kelancaran masyarakat supaya tidak selalu terganggu di hari jadi yang terlalu crowded dengan penutupan jalan," ucap Herry Purwadi, Kepala Bidang Kebudayaan Disbudporapar Surabaya, saat dikonfirmasi pada Jumat (16/5/2025).

THR dan Kenangan Kolektif Warga Surabaya

Taman Hiburan Rakyat (THR) Surabaya, yang dulu menjadi pusat hiburan dan kesenian rakyat, memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada era 1960-an. Pada masa jayanya, THR menjadi tempat favorit keluarga Surabaya untuk menyaksikan ketoprak, ludruk, orkes melayu, hingga pasar malam yang semarak.

Meski sempat meredup dan ditutup selama beberapa tahun, kawasan tersebut kini telah direvitalisasi menjadi Surabaya Expo Center dan mulai dihidupkan kembali sebagai pusat kegiatan seni dan budaya.

"Tema ‘The Legend of THR’ sendiri dipilih agar masyarakat bisa mengenang kembali suasana dan budaya masa lalu lewat dekorasi, kostum vintage, hingga suasana lokasi," ujar Herry.

Kharisma Event Nusantara dan Rangkaian HJKS ke-732

Festival Rujak Uleg merupakan salah satu event tahunan Kota Surabaya yang sudah terdaftar dalam program Kharisma Event Nusantara milik Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Event itu masuk dalam rangkaian HJKS ke-732 bersama berbagai agenda lain seperti Surabaya Shopping Festival, Surabaya Vaganza, dan Konser HJKS pada 31 Mei mendatang.

"Tahun ini kita ingin lebih menyempurnakan pelaksanaan festival. Tidak hanya ramai tapi juga tertib dan punya dampak ekonomi," kata Herry.

Ribuan Porsi Rujak Dibagikan 

Herry menyoroti bahwa salah satu evaluasi dari tahun-tahun sebelumnya adalah minimnya keterlibatan pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Kini, UMKM akan meramaikan area festival dan menjual berbagai bahan rujak seperti cingur, timun, dan bengkoang.

"Agar dampaknya terhadap ekonomi lebih terasa. Yang jualan cingur pasti laris, termasuk pedagang bahan rujak lainnya," tambahnya.

Festival kali ini juga akan diikuti oleh 131 meja peserta, masing-masing diisi empat orang. Mereka akan menguleg rujak secara bersamaan, menciptakan suasana meriah khas Surabaya. Panitia menyiapkan total 3.300 porsi rujak yang akan dibagikan ke masyarakat secara gratis, terdiri dari 1.300 porsi dari peserta dan 2.000 dari panitia.

Selain kompetisi menguleg rujak, festival juga menghadirkan penampilan lima daerah penyangga Surabaya, yakni Bangkalan, Sampang, Gresik, Sidoarjo, dan Pasuruan dengan rujak khas masing-masing. Kategori lomba pun dibagi dua: kreasi rujak untuk kategori hotel, dan dekorasi serta kostum untuk kategori umum.

Acara akan semakin semarak dengan adanya fashion show, sarasehan, dan pameran foto yang menampilkan perjalanan panjang Festival Rujak Uleg selama lebih dari dua dekade.

Dishub Pastikan Tidak Ada Penutupan Jalan

Pemilihan Surabaya Expo Center juga mempertimbangkan aspek lalu lintas. Soe Priyo Utomo, selaku Sub Koordinator Pengawas dan Pengendalian Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Surabaya memastikan tidak ada pengalihan arus lalu lintas selama acara berlangsung.

"Kapasitas parkirnya cukup. Tidak ada penambahan kantong parkir karena area Surabaya Expo Center dan Hi-Tech Mall bisa menampung," terangnya.

"Kalau ada kendaraan parkir di Jalan Kusuma Bangsa, akan langsung ditindak oleh petugas gabungan. Jangan parkir sembarangan," tegas Soe.

Festival Rujak Uleg 2025 tak sekadar pesta kuliner, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan rasa cinta pada tradisi, mendukung UMKM lokal, dan mengenang kembali masa keemasan tempat hiburan rakyat di jantung Kota Surabaya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow