Warga Desa Banggle di Nganjuk Sesali Jalan Rusak saat Lebaran 2025

Jalan berlubang menjadi pemandangan warga Desa Banggle, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk saat menjalani lebaran tahun 2025

04 Apr 2025 - 21:36
Warga Desa Banggle di Nganjuk Sesali Jalan Rusak saat Lebaran 2025
Penampakan salah satu titik jalan rusak di Desa Banggle, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk yang dikeluhkan warga. (Kuswanto/SJP)

NGANJUK, SJP – Jalan rusak masih menjadi pemandangan buruk di Desa Banggle, Kecamatan Lengkong, Kabupaten Nganjuk.

Jalan yang menjadi penghubung antardesa itu kini semakin rusak. Lubang di mana-mana. Bahkan kondisi itu masih abadi hingga momentum Lebaran 2025.

Jalan berlubang masih menjadi pemandangan yang harus ditemui setiap pengendara. Baik itu warga setempat, maupun pengunjung yang hendak bersilaturahmi ke sanak famili saat lebaran.

Kepala Desa Banggle, Tarminto menyampaikan, jalan rusak sudah lama menjadi keluhan warga setempat. Meski pernah diperbaiki, namun jalan tetap saja rusak.

"Kami sudah beberapa kali mengajukan permohonan perbaikan kepada pemerintah daerah. Bahkan, ada janji untuk membangun dan memperbaiki jalan ini. Namun sampai hari ini belum terealisasi," ucapnya dengan nada kecewa, Jumat (4/4/2015).

Tarminto menyebut, jalan yang rusak kondisinya semakin buruk saat mudik lebaran. Hal itu berdampak pada kelancaran perjalanan warga dan pengunjung desa tersebut.

"Saat lebaran, jumlah kendaraan yang melintas bertambah. Dengan kondisi jalan yang buruk, tentu ini sangat berbahaya bagi keselamatan," ujarnya.

Tarminto menambahkan, jalan tersebut bukan hanya menyusahkan pengendara, namun juga berdampak pada macetnya perekonomian warga. Salah satu penyebabnya yaitu lalu lintas truk bertonase lebih.

"Kami sudah berharap banyak, terutama saat panen raya, agar jalan ini bisa diperbaiki. Tapi kenyataannya, kami justru disuguhi jalan yang semakin rusak," lirihnya.

Salah seorang warga Desa Banggle, Saji mengatakan, jalan tersebut merupakan akses utama bagi warga untuk menjalani aktivitas sehari-hari. Mulai dari aktivitas ekonomi hingga pendidikan.

Oleh karena itu, dirinya dan warga Desa Banggle berharap agar pemerintah daerah melalui dinas terkait segera melakukan perbaikan sebelum jalan tersebut menelan korban.

“Jangan tunggu ada yang celaka dulu baru diperbaiki. Harapan kami saat liburan lebaran sudah ada perbaikan. Minimal tambal dulu lubang-lubang besarnya. Biar warga lewat aman dan nyaman,” ucap Saji. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow