Usai Viral Cup Kopi Dicoret, Mantan Bupati Pasuruan Murka dan Ratusan Banser Ngluruk Pendopo

Ratusan anggota Banser langsung menggelar apel di depan pendopo. Setelah apel, Banser kemudian menggelar tahlil sambil duduk. Setelah tahlil, Banser melakukan orasi.

28 Feb 2024 - 20:30
Usai Viral Cup Kopi Dicoret, Mantan Bupati Pasuruan Murka dan Ratusan Banser Ngluruk Pendopo
ratusan Banser (Barisan Serba Guna) nglurug pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusthi, Kabupaten Pasuruan (Foto : Isbi/SJP)

Kabupaten Pasuruan, SJP — Usai viralnya cup gelas kopi yang bergambar kopi kapiten dengan wajah mantan Bupati Pasuruan dicoret, membuat gaduh di wilayah Kabupaten Pasuruan.

Sehingga membuat ratusan Banser (Barisan Serba Guna) nglurug pendopo Nyawiji Ngesti Wenganing Gusthi, Kabupaten Pasuruan, Rabu (28/02/2024) pagi. Mereka meminta Pj Bupati Pasuruan, Andriyanto, meminta maaf secara terbuka.

Ratusan anggota Banser langsung menggelar apel di depan pendopo. Setelah apel, Banser kemudian menggelar tahlil sambil duduk. Setelah tahlil, Banser melakukan orasi.

"Saya dan semua anggota tidak terima dengan hal ini. Tuntutan kami permintaan maaf Pak Pj Bupati Pasuruan kepada beliau (Gus Irsya) baik secara terbuka atau lewat forum lain," kata Komandan Satuan Koordinasi Cabang (Kasatkorcab) Banser Kabupaten Pasuruan, Kosim, di lokasi.

Usai berorasi di depan Pendopo Kabupaten Pasuruan, ratusan Banser tersebut bergeser. Rencananya mereka mendatangi kantor bupati di komplek perkantoran Raci.

Ditempat terpisah, mantan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf sekaligus caleg DPR RI tersebut saat dihubungi melalui sambungan telepon mengatakan, perlakuan tersebut tidak beretika.

Sehingga dirinya menyarankan agar Pemkab membeli cup baru tanpa ada gambar wajahnya di cup gelas Kopi Kapiten.

"Itu tidak beretika. Harusnya kan bisa beli cup gelas yang baru, kenapa harus mencoret wajah saya. Terus terang saya tidak terima. Tidak ada penghargaan sama sekali," jelas Gus Irsyad.

Diketahui jika gambar dirinya di gelas cup tersebut diberi tulisan Kapiten Pasuruan, Kopi Asli Kabupaten Pasuruan itu dilakukan untuk branding di jaman pemerintahannya.

Irsyad sendiri menjabat sebagai Bupati Pasuruan selama dua periode atau sama dengan 10 tahun. 

Irsyad juga mengatakan, ika cup tersebut tidak sesuai dengan ketentuan Pemkab saat ini bisa dibakar atau bahkan dibuang.

"Kalau dirasa tidak sesuai ketentuan, harusnya dibakar saja tidak apa-apa," sambungnya yang juga merupakan Kasat Korwil Banser Jawa Timur.

Sebelumnya, dalam rapat paripurna yang dilaksanakan pada Senin (26/2/2024) lalu, didapati cup gelas kopi yang bergambar kopi kapiten dengan wajah mantan Bupati Pasuruan dicoret. Hal ini membuat Irsyad Yusuf kesal dan tidak terima wajahnya yang berada di cup tersebut dicoret. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow