Usai Longsor Tewaskan 10 Orang, Jalur Pacet-Cangar Kini Dibuka Terbatas
Namun demikian, jalur alternatif Kabupaten Mojokerto-Kota Batu itu hanya dibuka secara terbatas dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.
MOJOKERTO, SJP – Setelah terjadi longsor yang menelan 10 korban jiwa, jalur Pacet-Cangar yang menghubungkan Kabupaten Mojokerto dan Kota Batu kini dibuka kembali pada Rabu (23/4/2025).
Namun demikian, jalur alternatif Kabupaten Mojokerto-Kota Batu itu hanya dibuka secara terbatas dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB.
"Sejak pagi hingga sore. Kalau malam penerangan tidak ada. Sehingga lebih rawan," kata Kepala Pelaksana (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto, Yoie Afrida, Rabu (23/4/2025).
Menurutnya, pembukaan secara terbatas ini dilakukan atas berbagai pertimbangan. Yakni pembersihan material longsor telah rampung dan dianggap tidak lagi mengganggu arus lalulintas.
Saat ini, UPT PBJ Bina Marga Provinsi Jawa Timur masih melanjutkan pembangunan infrastruktur pendukung. Seperti tembok penahan tanah (TPT) atau beronjong di sisi timur jalan.
Yoie menegaskan, apabila terjadi cuaca ekstrem seperti hujan deras, kabut tebal, atau pohon tumbang, maka sistem buka-tutup arus lalu lintas akan diberlakukan.
Kebijakan itu akan diberlakukan sebagai langkah antisipasi dini akan adanya kejadian yang tidak diinginkan akibat cuaca ekstrem di lokasi.
Sebelumnya, akibat longsor yang terjadi pada Kamis (3/4/2025) lalu. Jalur Pacet-Cangar ditutup total. Tragedi itu merenggut 10 korban jiwa dan dua unit mobil tertimpa reruntuhan material longsor. (*)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

