UMKM di Gresik Siap Ekspor Hasil Budidaya Rumput Laut ke China

Luasan tambak produksi budidaya rumput laut di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, mencapai 200 hektare dengan hasil produksi sebesar 1.965.402 kilogram pada tahun 2024. Tahun ini tengah persiapan ekspor dengan dukungan BKIPM.

27 Jun 2025 - 18:38
UMKM di Gresik Siap Ekspor Hasil Budidaya Rumput Laut ke China
Foto: Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya II Dudung Daenuri. (Foto: Anis/SJP)

GRESIK, SJP—Salah satu usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) yang bergerak di bidang budidaya rumput laut di Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, sedang bersiap melangkah ke pasar internasional. Produknya akan segera diekspor ke China. 

Hal itu diungkapkan Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu, dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) Surabaya II, Dudung Daenuri, setelah memberikan sertifikat Hazard Analysis and Critical Control Points (HACCP) dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP).

"Apabila akan ekspor ke negara China, maka kami akan support dan membantu kepengurusan sertifikat-sertifikat yang dibutuhkan," kata Dudung, Jumat (27/6/2025).

Dudung mengatakan, setelah memiliki sertifikat HACCP, UMKM itu harus mengurus izin untuk masuk ke negara China. Setelah itu, pihaknya akan membantu pelaku UMKM ini untuk mengurus sertifikat ekspor.

BKIPM juga mendukung para pembudidaya rumput laut ini untuk membuat sertifikat Cara Budidaya Ikan yang Baik (CBIB).

"Dalam industri perikanan ada sebanyak 9 sertifikasi yang kami terbitkan untuk mendukung industri ini secara potensi sangat besar. Apalagi secara lokasi juga berdekatan dengan pelabuhan keluar," jelasnya. 

Menurut Dudung, kebutuhan rumput laut di China sangat besar karena ada pabrik-pabrik pengolahan dan bidang peternakan.

"China sangat membuka sehingga proses pendaftaran akan lebih cepat," paparnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perikanan Budidaya, Ratna Heri Sulistyowati menjelaskan, luasan budidaya rumput laut di Kecamatan Ujungpangkah tercatat mencapai 200 hektare dengan hasil produksi sebesar 1.965.402 kilogram pada tahun 2024.

Pihaknya berharap, produk budidaya rumput laut ini akan menjadi produksi unggulan dengan pembukaan kran penjualan ekspor.

"Komoditas rumput laut ini mulai berkembang sejak tahun 2022. Kemudian tahun 2024 semakin banyak," pungkasnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow