Truk Tangki LPG Terguling di Jembatan Sungai Brantas Sidoarjo, Evakuasi Makan Waktu 10 Jam
Sebuah truk tangki bermuatan 15 ton LPG terguling di jembatan Sungai Brantas pada Kamis (5/6/2025) pagi. Evakuasi berlangsung 10 jam karena medan sulit dan risiko kebakaran. Sopir mengaku silau lampu kendaraan lawan arah. Tidak ada korban jiwa, kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.
SIDOARJO, SJP—Sebuah truk tangki pengangkut gas LPG terguling di atas jembatan yang melintasi Sungai Brantas, tepat di jalur utama penghubung Surabaya dan Mojokerto. Proses evakuasi memakan waktu hingga 10 jam dan baru selesai pada Kamis (5/6/2025) sore.
Truk dengan kapasitas muatan 15 ton LPG ini akhirnya berhasil dievakuasi setelah aparat gabungan mengerahkan dua unit crane dan dua kendaraan dari Dinas Pemadam Kebakaran.
Sulitnya medan serta perlunya kehati-hatian ekstra menjadi alasan utama mengapa proses penanganan berlangsung cukup lama. Mengingat truk membawa bahan yang mudah terbakar, tim evakuasi harus memastikan tidak terjadi percikan api sekecil apa pun selama proses pengangkatan kendaraan.
"Kita siagakan dua unit kendaraan pemadam kebakaran, karena truk tangki masih ada muatannya. Khawatir saat evakuasi terjadi gesekan yang menimbulkan percikan api dan menyebabkan kebakaran," jelas Ipda Subandi, Kasubnit Turjawali 2 dari Satlantas Polresta Sidoarjo, dikutip dari Beritasatu.com.
Demi keamanan dan mencegah risiko yang tidak diinginkan, kepolisian menutup akses lalu lintas di sekitar lokasi. Untuk menghindari kemacetan panjang, arus kendaraan dari arah Surabaya dialihkan ke jalur alternatif yang melalui wilayah Jetis, Mojokerto, menuju pusat kota.
Kejadian ini terjadi sekitar pukul 05.00 pagi, ketika cahaya masih minim. Truk yang dikemudikan oleh Bagus Rahmat, warga Kediri, sedang melaju dari arah Surabaya menuju Jombang. Dia mengaku kondisi jalan saat itu masih gelap dan penerangan sangat kurang.
Ketika melintasi jembatan, sebuah mobil dari arah berlawanan menyalakan lampu jauh yang menyilaukan penglihatannya. Hal ini membuat Bagus kehilangan kendali dan menghantam pembatas jalan, menyebabkan truk terguling dan menutup sebagian besar badan jalan.
“Saya kaget, pandangan langsung kabur kena lampu sorot dari depan. Enggak sempat menghindar,” tutur Bagus saat diwawancarai di lokasi kejadian.
Dalam insiden ini, Bagus serta kernet yang menemaninya hanya mengalami luka ringan dan langsung mendapatkan penanganan medis. Tidak ada korban jiwa dilaporkan, namun kerugian material diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

