Tiga Kasus Penemuan Mayat dalam Sehari di Jember, Polisi Pastikan Murni Musibah

Salah satu di antaranya diduga bunuh diri setelah sebelumnya diketahui mengalami masalah keluarga

15 May 2025 - 14:21
Tiga Kasus Penemuan Mayat dalam Sehari di Jember, Polisi Pastikan Murni Musibah
Salah satu korban meninggal dunia ditemukan di pematang sawah di Kecamatan Gumukmas, Kabupaten Jember. (Foto: Ulum/SJP)

JEMBER, SJP—Warga Kabupaten Jember dibuat heboh setelah ramai di media sosial informasi tentang penemuan mayat. Bagaimana tidak heboh, dalam sehari, ada tiga kasus penemuan mayat di tempat berbeda.

Salah satunya terjadi di Desa Andongsari, Kecamatan Ambulu. Pria bernama Jamil (68) ditemukan tewas tergantung dengan seutas tali di tiang pojok rumahnya pada Kamis (15/5/2025) sekitar pukul 09.21 WIB.

Warga menduga korban tewas karena bunuh diri. Sebelum mengakhiri nyawanya, korban sempat mengalami masalah keluarga. Korban juga diketahui mengidap penyakit tubercolosis (TBC).

Di hari yang sama, di Desa Karangrejo, Kecamatan Gumukmas, pria bernama Nasuhan (50) ditemukan tewas di pematang sawah pada pukul 06.13 WIB. Jasad korban ditemukan dalam posisi telungkup.

"Korban meninggal tadi. Kami lapor polisi, dan puskesmas juga sudah datang. Korban tetangga saya juga. Tadi saya sempat tanya, Pak Nasuhan mau tamping (membersihkan galengan)," ucap warga di lokasi.

Kanit Reskrim Polsek Gumukmas, Aiptu Sugiyanto menerangkan, berdasar keterangan dari pihak keluarga, korban atas nama Nasuhan memiliki riwayat penyakit hipertensi.

"Kami duga, yang bersangkutan pas darah tingginya kambuh dan terjatuh, dan akhirnya meninggal dunia," ujar Aiptu Sugiyanto, Kamis (15/5/2025).

Tidak selesai di situ, penemuan mayat kembali terjadi di Kecamatan Sumbersari. Seorang pria ditemukan meninggal dunia di atas trotoar. Korban ditemukan terbujur kaku dalam posisi telentang.

Saat ini, polisi sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP). Menurut informasi, korban diketahui bernama Suparman (56), merupakan warga Desa Karangrejo, Kecamatan Sumbersari.

"Korban Pak Suparman. Itu ada pak polisi juga datang. Tadi ditemukan sudah tergelatak di trotoar. Korban dulu setahu saya pedagang," ungkap warga di lokasi kejadian.

Kanit Pidum Satreskrim Polres Jember, Iptu Bagus Dwi Kurniawan memastikan, tiga kasus penemuan mayat yang terjadi di Jember hari ini, murni musibah dan tidak ada indikasi pembunuhan.

"Ini musibah. Kami ikut berbelasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. Dari tiga kejadian memang tidak ada indikasi pembunuhan. Karena tim kami sudah meluncur ke lokasi kejadian," terangnya. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow