Tes PPPK Kemenag Tahap 2, Peserta Diminta Fokus dan Waspada Pungli

Seleksi PPPK Kemenag dijamin tidak dipungut biaya, peserta diminta lapor jika ada pungli, pegawai nakal akan dipecat dan peserta yang menyuap langsung digugurkan.

28 Apr 2025 - 22:16
Tes PPPK Kemenag Tahap 2, Peserta Diminta Fokus dan Waspada Pungli
Kepala BKN RI dan Kakanwil Kemenag Jatim meninjau langsung pelaksanaan seleksi PPPK di Kanreg II BKN Sidoarjo (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP - Seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Kementerian Agama (Kemenag) Tahap 2 masih berlangsung di berbagai titik lokasi. Antusiasme ribuan peserta tampak mengisi ruang-ruang ujian sejak hari pertama.

Namun di balik semangat itu, pihak penyelenggara kembali menekankan pentingnya menjaga integritas proses seleksi, terutama memastikan bahwa seleksi tersebut berjalan murni tanpa pungutan biaya apapun.

Berkenaan dengan hal itu, Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenag Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, bersama Kepala Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia (BKN RI), Zudan Arif Fakrulloh, meninjau langsung pelaksanaan seleksi di Kantor Regional (Kanreg) II BKN, Waru, Sidoarjo pada Senin (28/4/2025).

Seleksi Gratis, Jangan Percaya Oknum

Dalam kunjungannya, Zudan Arif Fakrulloh menegaskan kepada para peserta, bahwa seluruh proses seleksi PPPK sepenuhnya gratis. Ia mengingatkan agar peserta tidak tertipu oleh oknum yang mengatasnamakan pihak BKN.

"Jangan percaya kalau ada pegawai BKN yang meminta uang. Silakan laporkan ke saya kalau ada. Akan kami berhentikan pegawai tersebut dan peserta yang membayar tidak akan kami loloskan," tegas Zudan, Senin (28/4/2025).

Pihak BKN membuka kanal pengaduan untuk memastikan seleksi berlangsung transparan dan adil bagi seluruh peserta. Zudan juga menekankan bahwa keberhasilan dalam seleksi hanya bisa dicapai melalui usaha sendiri, bukan jalan pintas.

Kuncinya: Percaya Diri

Selain soal integritas, Zudan memberikan motivasi kepada peserta agar menjaga niat mereka dalam mengikuti seleksi. Ia mengingatkan bahwa menjadi ASN bukan sekadar untuk kepentingan pribadi, melainkan untuk pengabdian yang lebih luas kepada masyarakat dan negara.

"Gunakan orientasi eksternal dengan tujuan ingin memberikan manfaat pada orang lain, ingin membahagiakan orang tua dan keluarga, dan berkarya lebih besar untuk bangsaku," ujar Zudan.

Ia juga berpesan agar para peserta percaya diri dan fokus penuh saat mengerjakan soal, tanpa tergoda untuk melirik jawaban peserta lain.

Dukungan dari Kakanwil Kemenag Jatim

Turut mendampingi dalam peninjauan, Kakanwil Kemenag Jatim, Akhmad Sruji Bahtiar, menyampaikan semangat dan doa kepada seluruh peserta. Ia mengajak para peserta untuk sementara waktu melupakan segala urusan di rumah dan fokus pada ujian yang sedang dijalani.

"Lupakan dulu urusan rumah, Bapak/Ibu ditakdirkan duduk di sini untuk mengikuti tes, semoga Allah SWT memudahkan, melancarkan, dan mensukseskan, dan yang terakhir semoga lulus seleksi ini," tutur Sruji Bahtiar.

Jumlah Peserta dan Jadwal Seleksi

Sebagai informasi, seleksi PPPK Kemenag di titik lokasi Kanreg II Sidoarjo sendiri diikuti oleh 3.086 peserta. Proses seleksi menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan dijadwalkan berlangsung hingga Jumat, 2 Mei 2025.

Dalam sehari, seleksi dibagi ke dalam tiga sesi untuk mengakomodasi seluruh peserta dengan lebih tertib dan terorganisir. Setiap sesi berlangsung dengan pengawasan ketat guna menjaga kejujuran dan ketertiban ujian.

Sistem CAT dan Program PPPK

Seleksi PPPK menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT), yaitu metode ujian berbasis komputer yang menjamin transparansi, akurasi, dan kecepatan dalam proses penilaian. Dengan sistem ini, hasil ujian dapat diketahui lebih cepat dan meminimalkan potensi kecurangan.

Program PPPK sendiri merupakan skema perekrutan aparatur sipil negara dengan status perjanjian kerja dalam jangka waktu tertentu.

 PPPK memberikan kesempatan kepada tenaga profesional di berbagai bidang untuk mengabdi kepada negara melalui jalur ASN, dengan proses seleksi yang objektif dan berbasis kompetensi. (*)

Editor: Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow