Terjadi Kerusuhan Di Depan Alun-alun Kota Batu, Ada Apa?

Simulasi yang dilakukan dalam gelar pasukan adalah bagian dari kesiapan pengamanan Pemilu serentak 2024. Selama kegiatan tersebut, simulasi mencakup tahapan mulai dari pencoblosan hingga bagaimana pengamanan akan dijalankan dalam situasi potensial kerusuhan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

18 Oct 2023 - 09:00
Terjadi Kerusuhan Di Depan Alun-alun Kota Batu, Ada Apa?
Kapolres Batu saat ditemui suarajatimpost.com Selasa (17/10/2023) (Jack Alfred/SJP)

Kota Batu, SJP - Petugas Dalmas Polres Batu terlibat dalam insiden bentrokan dengan sejumlah orang di Alun-alun Kota Batu. Berkat kesiapan dan tindakan tegas petugas, akhirnya massa berhasil dihalau.

Kapolres Batu, AKBP Oscar Syamsudin, mengatakan simulasi tersebut merupakan bagian dari persiapan petugas Polres Batu dalam menghadapi Pemilu serentak 2024 yang rencananya akan diadakan pada 14 Februari 2024.

"Dalam simulasi ini, petugas melatih kesiapsiagaan mereka dalam pengamanan acara tersebut," kata dia kepada suarajatimpost.com seusai kegiatan Selasa (17/10/2023).

Dia menjelaskan simulasi yang dilakukan dalam gelar pasukan adalah bagian dari kesiapan pengamanan Pemilu serentak 2024.

Selama kegiatan tersebut, simulasi mencakup tahapan mulai dari pencoblosan hingga bagaimana pengamanan akan dijalankan dalam situasi potensial kerusuhan di Tempat Pemungutan Suara (TPS).

"Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan petugas agar dapat mengatasi dan merespons situasi apapun yang mungkin terjadi selama proses pemungutan suara," ujarnya.

Kapolres memaparkan operasi Mantap Brata Semeru 2023-2024 akan berlangsung dari tanggal 19 Oktober 2023 hingga 20 Oktober 2024.

"Dalam rangka pengamanan Pemilu serentak 2024 di wilayah hukum Polres Batu, sekitar 320 personel dari Polri dan sekitar 2.000 Linmas akan dikerahkan untuk tugas pengamanan di Tempat Pemungutan Suara (TPS)," jelasnya.

Dia menerangkan tidak ada TPS yang dianggap rawan dalam pemetaan wilayah ini. Setiap TPS akan ditugaskan dua personel Polri, dan jika terjadi kerusuhan, ada pasukan khusus yang akan diaktifkan untuk mengatasi situasi tersebut.

"Simulasi pengamanan Pemilu yang dilakukan hari ini merupakan bagian dari persiapan untuk memastikan situasi tetap kondusif selama proses pemungutan suara," tandasnya. (*)

Editor : Queen Ve

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow