Sistem Pendidikan Kelas Rangkap di Lereng Bromo Jadi Destinasi Wisata Edukasi

Destinasi wisata edukasi pendidikan kelas rangkap bermula dari kurangnya tenaga pendidik di kawasan tersebut.

11 Nov 2023 - 07:45
Sistem Pendidikan Kelas Rangkap di Lereng Bromo Jadi Destinasi Wisata Edukasi
Sistem pendidikan kelas rangkap atau multigrade class di Lereng Bromo jadi destinasi wisata pendidikan. (Foto: Armandsyah/ SJP.com)

Kabupaten Probolinggo, SJP - Kawasan Gunung Bromo di Probolinggo, Jawa Timur, terkenal dengan eksotika alamnya yang menawan.

Saat ini sektor pendidikan sekolah dasar kelas rangkap juga menjadi destinasi wisata edukasi.

Selain bisa menikmati eksotika alam bromo, pengunjung juga dapat menyaksikan bagaimana sistem pendidikan kelas rangkap berlangsung.

Penerapan sekolah dengan sistem pembelajaran kelas rangkap ini, bermula dari kekurangan tenaga pendidik tingkat sekolah dasar di sekolah yang ada di Lereng Bromo.

Berdasarkan riset dan pengamatan selama beberapa waktu, akhirnya digunakanlah sistem pembelajaran kelas rangkap atau lazim disebut dengan multigrade class.

Metode pembelajarannya adalah siswa kelas 1 digabung dengan siswa kelas 2, siswa kelas 3 dengan siswa kelas 4, dan siswa kelas 5 digabung dengan siswa kelas 6.

Metode pembelajaran kelas rangkap ini pun sudah terkenal di kalangan wisatawan.

Setiap wisatawan yang datang, selalu menanyakan dimana lokasi sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran kelas rangkap ini.

Banyak sopir jeep yang sudah mengetahui lokasi sekolah yang menerapkan sistem pembelajaran kelas rangkap ini.

Dengan demikian, mereka dapat langsung mengantarkan pengunjung yang menanyakan lokasi destinasi wisata unik ini. 

 “Terutama bagi wisatawan yang berprofesi sebagai tenaga pendidik, maupun mahasiswa yang sedang menjalankan studi tertentu. Karena itu akan kami jadikan satu paket wisata. Kerja sama dengan Dinas Pariwisata untuk menjadikannya sepaket dengan wisata Bromo,” jelas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Probolinggo, Dwijoko Nurjayadi, Sabtu (11/11/2023)

Komentar positif juga dilontarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. Melalui Kepala Pusat Standart Kebijakan Pendidikan, Irsyad Zamjani, kementerian menyampaikan apresiasinya.

“Walau berada di tempat terpencil dan terisolir, tapi sistem pendidikan di sini sudah sangat baik. Penerapan kelas rangkap menjadi jalan keluar bagi kami terhadap permasalahan kekurangan tenaga pendidik,” kata Irsyad.

Cara ini pun menjadi jalan keluar, terhadap permasalahan kekurangan guru.

Hingga kini, sistem pembelajaran kelas rangkap sudah diadopsi oleh 116 sekolah dasar di Kabupaten Probolinggo.

Sistem pembelajaran kelas rangkap ini pun kini menjadi satu paket wisata edukasi di kawasan lereng Bromo.

Jadi, pengunjung yang datang ke Bromo tidak hanya menikmati wisata alamnya saja tetapi juga dapat mengenal wisata edukasi. (*)

editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow