Sering Terjadi Laka, Polisi Pasang Peringatan di Jalur Ekstrem Bromo

Satlantas Polres Malang memasang banner peringatan di jalur ekstrem kawasan Bromo guna mengingatkan pengendara akan risiko turunan panjang dan tikungan tajam.

17 Dec 2025 - 20:58
Sering Terjadi Laka, Polisi Pasang Peringatan di Jalur Ekstrem Bromo
Petugas Satlantas Polres Malang bersama Dishub dan Polhut memasang banner peringatan keselamatan di jalur rawan kawasan Bromo Tengger Semeru, Rabu (17/12/2025). (Foto : Humaspolres Malang for SJP)

MALANG, SJP – Jelang libur natal dan tahun baru (Nataru) Satlantas Polres Malang memperketat upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas di kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS) dengan memasang banner peringatan keselamatan di sejumlah jalur ekstrem dan rawan kecelakaan.

Pemasangan banner dilakukan oleh Unit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Malang pada Rabu (17/12/2025), menyasar titik-titik yang memiliki karakter jalan menurun panjang, tikungan tajam, serta medan pegunungan yang berisiko tinggi bagi pengendara.

Sejumlah lokasi yang dipasangi banner peringatan di antaranya Blok Peteteh, Blok Wedi Ireng, Tanjakan Sinoman, Tanjakan Lanjing, Tanjakan Ijo, hingga Tanjakan Jarak Ijo. Lokasi tersebut kerap dilalui kendaraan wisatawan menuju kawasan BTS.

Kasatlantas Polres Malang AKP Muhammad Alif Chelvin Arliska menjelaskan, pemasangan banner merupakan bentuk peringatan visual agar pengendara lebih siap menghadapi kondisi jalan pegunungan.

“Jalur di kawasan BTS memiliki turunan panjang dan tikungan tajam. Banner ini kami pasang sebagai peringatan dini agar pengendara tidak lengah dan lebih mengutamakan keselamatan,” ujarnya, Rabu (17/12/2025).

Menurutnya, kecelakaan (Laka) di jalur pegunungan kerap dipicu oleh kelalaian pengemudi, terutama terkait kesiapan kendaraan dan teknik berkendara di medan menurun.

“Kami mengimbau pengendara memastikan sistem pengereman berfungsi baik, menggunakan gigi rendah saat turunan, serta tidak memaksakan kendaraan,” jelasnya.

Kegiatan yang melibatkan personel Satlantas Polres Malang, Dinas Perhubungan, serta pengelola kawasan wisata dan kehutanan setempat sebagai bentuk sinergi menjaga keselamatan jalur wisata.

Dia menegaskan, upaya pencegahan akan terus dilakukan mengingat tingginya aktivitas kendaraan wisata di kawasan BTS.

“Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas. Dengan adanya peringatan di titik rawan, diharapkan risiko kecelakaan dapat ditekan,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow