Sepakbola Mini Kediri Makin Tumbuh, Kompetisi dan Lapangan Dorong Munculnya Bibit Pemain

Tidak terkecuali di Kabupaten Kediri. Ketua KONI Hakim Rahmadsyah Parnata mengungkapkan sepakbola mini, tengah tumbuh positif di Kabupaten Kediri. Banyak komunitas bermunculan dan belakangan induk organisasi minisoccer yakni Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) juga telah terbentuk.

10 Apr 2026 - 21:12
Sepakbola Mini Kediri Makin Tumbuh, Kompetisi dan Lapangan Dorong Munculnya Bibit Pemain
Salah satu pertandingan sepakbola mini di Inzia Mini Soccer ( foto : putra)

KEDIRI, SJP - Kompetisi dan infrastruktur jadi dua hal penting dalam pengembangan olahraga. Terutama olahraga baru seperti Sepakbola Mini (Minisoccer), yang merupakan hasil "kawin silang" futsal dengan sepakbola.

Bertumbuhnya komunitas sepakbola mini menjadi salah satu pendorong olahraga ini, berkembang menjadi olahraga baru yang menarik. 

Tidak terkecuali di Kabupaten Kediri. Ketua KONI Hakim Rahmadsyah Parnata mengungkapkan, sepakbola mini, tengah tumbuh positif di Kabupaten Kediri. Banyak komunitas bermunculan dan belakangan induk organisasi minisoccer yakni Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) juga telah terbentuk. 

Untuk mengembangkan bibit-bibit yang ada, kompetisi seperti Inzia Mini Soccer Kediri Cup Series 1 beberapa waktu lalu, perlu terus digalakkan. 

"Ini terobosan yang baru yang bisa mengembangkan persepakbolaan. Terutama Mini Soccer wilayah Kabupaten Kediri. Makin banyak event yang dilaksanakan, maka kita bisa memilih atlet terbaik untuk Kabupaten Kediri di sepakbola mini Indonesia," ungkap Hakim, sapaan akrabnya, Jumat, (10/4/2026). 

Saat ini sendiri, di Kabupaten Kediri terdapat setidaknya 3 lapangan sepakbola mini, salah satunya Inzia Mini Soccer. 

"Dengan banyaknya lapangan otomatis fasilitas olahraga khususnya di sepak bola mini ini, akan mendukung perkembangan atlit yang ada di Kediri dan sekitarnya," tambahnya. 

Senada dengan hal tersebut, manajemen Inzia Mini Soccer mengungkapkan kehadiran lapangan yang berada di Desa Paron, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri itu memang untuk mendorong perkembangan atlit sepakbola mini di Kediri. 

"Yang bisa berbicara di kancah nasional maupun internasional. Jadi berawal dari situ akhirnya kami ingin menciptakan bibit pemain yang bisa muncul dari Kediri, " tegas perwakilan manajemen Inzia Mini Soccer Saifurrahman Nur Hasan. 

Hal senada juga diungkapkan Manajer Operasional Inzia Mini Soccer Eryoni Wibowo. Dalam menggelar event, mereka tidak hanya bergerak secara mandiri tapi juga akan menggandeng organisasi-organisasi olahraga. 

"Kita siap berkolaborasi dengan KONI, KSMI untuk pembinaan karena rencana mini soccer ini akan jadi cabor di Porprov. Jadi kita akan support untuk program-program itu. Dan insya Allah untuk satu tahun ini kita sudah menyiapkan untuk beberapa agenda-agenda untuk menggandeng asosiasi baik itu KONI, KSMI maupun dari Askab," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow