Selamat! 11 Kepala OPD Hasil Open Bidding di Bondowoso Resmi Dilantik
Pelantikan puluhan ASN di Bondowoso dimaknai Bupati Abdul Hamid Wahid sebagai momentum penguatan integritas dan pengabdian. Ia menegaskan jabatan bukan fasilitas, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.
BONDOWOSO, SJP – Suasana khidmat menyelimuti Pendopo Raden Bagus Assra Kabupaten Bondowoso, Kamis (29/1/2026) sore, saat Bupati Bondowoso Abdul Hamid Wahid melantik dan mengambil sumpah 157 aparatur sipil negara (ASN).
Pelantikan tersebut di antaranya, 11 pejabat eselon II dalam jabatan pimpinan tinggi pratama sebagai kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hasil dari open bidding dan sisanya pejabat eselon III administrator, pengawas, camat dan fungsional.
Di hadapan para pejabat yang baru dilantik, Abdul Hamid Wahid tak sekadar berbicara soal jabatan dan struktur birokrasi. Ia mengajak seluruh ASN untuk kembali mengingat makna paling dasar dari sebuah amanah: pengabdian kepada masyarakat.
“Jabatan adalah amanah, bukan sekadar kedudukan. Jabatan adalah tanggung jawab, bukan fasilitas. Jabatan adalah ruang pengabdian, bukan tujuan akhir,” tegasnya, dengan nada yang sarat pesan moral.
Bagi bupati yang karib disapa Ra Hamid ini, pelantikan bukanlah seremoni administratif semata. Ia menekankan, sumpah jabatan yang diucapkan hari ini merupakan ikrar yang kelak harus dipertanggungjawabkan.
"Tanggung jawab itu tidak hanya kepada negara dan pemerintah daerah, tetapi juga kepada masyarakat Bondowoso yang menaruh harapan besar pada birokrasi yang profesional dan berintegritas," tegas orang nomor satu di Bumi Ki Ronggo ini.
Pelantikan jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut, lanjutnya, melalui proses seleksi terbuka yang objektif dan transparan. Sebanyak 11 jabatan kosong diisi dengan prinsip meritokrasi, tanpa kompromi terhadap aturan.
"Proses seleksi bahkan dilakukan dengan pendampingan Kejaksaan Negeri Bondowoso serta koordinasi bersama BKN dan Kementerian Dalam Negeri, sebagai bentuk kehati-hatian dan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan yang bersih," ungkapnya.
Tak hanya itu, lanjut bupati, rotasi dan pengisian jabatan administrator serta pengawas juga dilakukan sebagai bagian dari penyegaran organisasi.
"Saya berharap langkah ini membuat birokrasi Pemkab Bondowoso tetap dinamis, adaptif, dan responsif terhadap tantangan pembangunan yang terus berkembang," ucapnya.
Ra Hamid juga mengingatkan, jabatan akan selalu ada batas waktunya. Namun integritas dan pengabdian, menurutnya, akan terus dikenang oleh masyarakat.
“Jabatan akan berakhir, tetapi pengabdian dan integritas akan dikenang sepanjang masa,” tandasnya.
- Sekretaris DPRD Bondowoso
Agus Winarno - Kepala Dinas Kesehatan
dr. Moch. Jasin - Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika
Dwi Wahyudi - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah
Kristianto Putro Prasojo - Kepala Dinas Lingkungan Hidup
Henry Kurniawan - Kepala BKPSDM
Puspo Pranoto - Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan|
Hergiar Yuli Pramanto - Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga
Gede Budiawan - Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah
I Wayan Wisesa Buwana - Kepala Dinas Bina Marga, Sumber Daya Air dan Bina Konstruksi
Ansori - Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan SDM
Diana Nurbayanti
Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Bondowoso As’ad Yahya Syafi’i, Ketua DPRD Bondowoso Ahmad Dhafir, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, serta jajaran pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bondowoso. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

