Satlantas Polres Trenggalek Diperkuat Armada Baru, Kinerja Anggota Berbuah Penghargaan
Dengan armada yang memadai, respon kepolisian terhadap berbagai persoalan lalu lintas diharapkan semakin cepat dan tepat.
TRENGGALEK, SJP - Kinerja Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Trenggalek mendapat dukungan tambahan. Dua unit mobil operasional baru resmi diterima dari Direktorat Lalu Lintas Polda Jawa Timur dan Korlantas Polri.
Tak hanya itu, sejumlah anggota Satlantas Polres Trenggalek juga berhasil menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan di bidang penindakan pelanggaran lalu lintas, Senin (15/12/2025).
Kapolres Trenggalek, AKBP Ridwan Maliki menjelaskan, dua kendaraan dinas yang diserahkan merupakan mobil jenis Mazda keluaran tahun 2023 dengan kondisi masih baru. Armada tersebut diharapkan mampu menunjang mobilitas dan efektivitas kerja personel Satlantas di lapangan.
“Penambahan kendaraan dinas ini menjadi penguat operasional Satlantas agar tugas-tugas pelayanan dan penegakan hukum bisa dijalankan lebih optimal,” kata Ridwan.
Menurutnya, dukungan sarana dan prasarana sangat berpengaruh terhadap upaya mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di wilayah hukum Polres Trenggalek. Dengan armada yang memadai, respon kepolisian terhadap berbagai persoalan lalu lintas diharapkan semakin cepat dan tepat.
Selain menyerahkan kendaraan baru untuk Satlantas, Kapolres juga memberikan satu unit mobil operasional jenis Mitsubishi L200 kepada Polsek Watulimo. Meski bukan armada baru, kendaraan tersebut dinilai masih layak dan dibutuhkan untuk menunjang pelayanan kepolisian di wilayah pesisir dan daerah yang sulit dijangkau.
“Kendaraan ini kami harapkan bisa membantu anggota Polsek Watulimo menjangkau masyarakat, terutama di wilayah yang jaraknya cukup jauh,” ujarnya.
Di sisi lain, Ridwan mengungkapkan bahwa sepanjang tahun ini Satlantas Polres Trenggalek berhasil meraih sejumlah penghargaan dari Polda Jawa Timur. Penghargaan tersebut meliputi kinerja penindakan pelanggaran lalu lintas, manajemen media, hingga kehadiran aktif anggota Polri di tengah masyarakat.
“Penghargaan ini menjadi bukti kerja keras anggota di lapangan,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, penilaian kinerja dilakukan secara objektif melalui aplikasi Mahameru Quick Response (MQR) milik Polda Jatim. Aplikasi tersebut memungkinkan pimpinan memantau langsung keberadaan dan aktivitas anggota di lapangan secara real time.
“Dengan MQR, pimpinan bisa melihat kehadiran anggota berdasarkan data aplikasi, sehingga penilaian benar-benar berbasis database,” terang Ridwan.
Untuk menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, Satlantas Polres Trenggalek juga terus memperkuat sistem penegakan hukum berbasis elektronik. Salah satunya dengan memasang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) statis di simpang tiga Jarakan.
“Mulai kemarin ETLE statis sudah berfungsi. Jadi sekarang di Trenggalek ada dua jenis ETLE, yakni ETLE statis dan ETLE mobile,” jelasnya.
Pemilihan simpang tiga Jarakan sebagai lokasi pemasangan ETLE statis bukan tanpa alasan. Kawasan tersebut merupakan salah satu titik vital dengan arus kendaraan yang padat dan tingkat pelanggaran lalu lintas yang cukup tinggi.
“Di simpang tiga Jarakan sering terjadi pelanggaran, bahkan kecelakaan. Padahal kecelakaan biasanya diawali dari pelanggaran,” ujarnya.
Ridwan berharap, keberadaan ETLE statis dapat meningkatkan disiplin pengguna jalan sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas di Trenggalek.
“Kami berharap masyarakat semakin tertib berlalu lintas. Dengan kepatuhan bersama, keselamatan di jalan raya bisa kita wujudkan,” pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

