Salah Satu yang Tercepat, Unusa Masuk Jajaran PTN-PTS Terakreditasi Unggul

Unusa jadi salah satu PTN-PTS tercepat dapatkan akreditasi unggul di usia ke-10 sejak diresmikan 2 Juli 2013 silam.

23 Nov 2023 - 11:15
Salah Satu yang Tercepat, Unusa Masuk Jajaran PTN-PTS Terakreditasi Unggul
Achmad Jazidie Rektor Unusa memegang sertifikat BAN PT Untuk institusi Unggul, berfoto bersama Direktur Lembaga Penjaminan Mutu dan Pengawasan Internal pasca pemotongan tumpeng dalam Kegiatan (SJP)

Surabaya, SJP - Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya (Unusa) baru saja dapatkan pengakuan masuk dalam jajaran perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) melalui Surat Keputusan No 946/SK/BAN-PT/Ak/PT/XI/2003, telah berikan predikat akreditasi unggul untuk institusi Unusa.

Unusa jadi salah satu PTN-PTS tercepat dapatkan akreditasi unggul, yang mana pada tahun ini Unusa baru menginjak umur ke-10 sejak diresmikan 2 Juli 2013 silam.

"Alhamdulillah, dengan SK BAN-PT yang kita terima kemarin, Unusa masuk dalam kategori terakreditasi unggul yang berlaku sampai 5 tahun kedepan," jelas Rektor Unusa Prof. Dr. Ir. Achmad Jazidie, M.Eng, dalam kegiatan Syukuran Unusa Unggul di Ruang Rapat Rektor, lantai 8 Tower Unusa Kampus B Jemursari, Surabaya, Kamis (23/11/2023).

BAN-PT tetapkan 9 kriteria pedoman penilaian,

  1. visi, misi, tujuan dan strategi
  2. Tata pamong, tata kelola, dan kerjasama
  3. Mahasiswa
  4. Sumber daya manusia (SDM)
  5. Keuangan, sarana dan prasarana
  6. Pendidikan
  7. Penelitian
  8. Pengabdian kepada masyarakat
  9. Kriteria luaran, dan capaian tridharma

Seluruh kriteria tersebut akan diskor dan jika akumulasinya mencapai angka 361, maka perguruan tinggi terkait akan diberi predikat unggul.

Namun, status unggul baru bisa diberikan jika perguruan tinggi terkait penuhi 4 butir persyaratan lain. Di antaranya :

  1. Penilaian sistem penjaminan mutu, seperti ketersediaan dokumen formal SPMI, skor minimal 3.0.
  2. Akreditasi program studi, skor minimal 3,25.
  3. Penjaminan mutu, yang terkait dengan efektivitas pelaksanaan sistem penjaminan mutu, skor minimal 3,0.
  4. Penilaian publikasi ilmiah di jurnal dalam 3 tahun terakhir, skor minimal 3,25.

"Outcome itu punya bobot yang besar dalam penilaian akreditasi, meliputi pengajaran, penelitian hingga pengabdian masyarakat," terang Jazidie kepada suarajatimpost.com.

Jazidie beberkan apa yang disebut dengan "Outcome", yakni dalam segi kelulusan tidak hanya diukur berapa jumlahnya namun juga waktu tunggu untuk mendapat pekerjaan.

Serupa dalam segi penelitian juga tidak hanya dilihat dalam jumlah, namun yang berhasil dipublikasikan dalam tingkat internasional.

"Akreditasi unggul yang dicapai Unusa merupakan hasil kerja keras seluruh sivitas akademika, dan stakeholders lain, seperti para alumni, pengguna alumni, perusahaan-perusahaan dan lembaga-lembaga lain yang telah bekerjasama dengan Unusa, dan tentu saja kepada ketua dan pengurus YARSIS, serta para kiai dan warga masyarakat yang mendoakan kami," ungkap Jazidie.

Meskipun telah terakreditasi Unggul, Prof Jazidie juga mengingatkan bahwa apa yang dicapai Unusa sekarang merupakan tonggak penting untuk menjadi salah perguruan tinggi yang terkemuka di Indonesia maupun ASEAN di masa mendatang. 

"Dalam persaingan global yang semakin menantang, akreditasi unggul merupakan pembuka pintu bagi Unusa untuk terus berinovasi dan memberikan kontribusi positif pada masyarakat Indonesia dan dunia," tuturnya.

Sementara itu, Wakil Rektor 1 Unusa, Prof. Kacung Marijan, Ph.D, menyatakan kebanggaannya terhadap peran aktif seluruh elemen universitas. Akreditasi unggul ini merupakan wujud dari kerja keras dan dedikasi bersama yang tidak kenal lelah. 

"Berbagai prestasi dari dosen, mahasiswa, dan tenaga kependidikan Unusa telah menjadi poin penting dalam proses akreditasi ini. Dari karya penilaian, publikasi hingga partisipasi aktif dalam kegiatan ekstrakurikuler, kontribusi seluruh sivitas akademika telah menjadi bagian penting dari penilaian unggul," ungkapnya.

Dia juga menambahkan bahwa prestasi yang dicapai oleh dosen dan khususnya mahasiswa bukan hanya di bidang akademis, tetapi juga non-akademik seperti di bidang kewirausahaan, seni, olahraga, kepemimpinan, dan bidang-bidang lainnya yang diyakini sangat bermanfaat ketika mahasiswa lulus dan menjadi bagian dari masyarakat.

"Akreditasi unggul menjadi bukti bahwa Unusa mampu menciptakan lingkungan pembelajaran yang merangsang pertumbuhan berbagai aspek potensi mahasiswa, baik di bidang akademik maupun non-akademik," pungkasnya.

Sebagai informasi, per-21 November lalu hanya ada 80 dari total 4.523 PTN-PTS yang memiliki status terakreditasi unggul, meliputi 2 Akademi, 4 Institut, 5 Politeknik, 3 Sekolah Tinggi dan selebihnya adalah Universitas. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow