Rumah Ambruk Akibat Gempa, Warga Klabang Bondowoso Terpaksa Mengungsi

Gempa mengguncang Desa Pandak, Klabang, Bondowoso, menyebabkan rumah Suniyartiningsih ambruk dan tiga anggota keluarga harus mengungsi. BPBD cepat melakukan asesmen, menyiapkan bantuan logistik, serta memastikan kebutuhan mendesak korban terpenuhi dengan dukungan pemerintah dan warga.

26 Sep 2025 - 07:30
Rumah Ambruk Akibat Gempa, Warga Klabang Bondowoso Terpaksa Mengungsi
TRC BPBD Bondowoso saat melakukan asesmen rumah korban gempa di Desa Pandak Kecamatan Klabang (Foto : BPBD for SJP)

BONDOWOSO, SJP – Suasana mencekam melanda Dusun Pandak, Kecamatan Klabang. Gempa bumi yang terjadi sekira pukul 16.04 WIB membuat rumah milik Suniyartiningsih, warga RT 13 RW 04, roboh hingga rata dengan tanah.

Meski tak menelan korban jiwa, kejadian itu meninggalkan luka mendalam bagi keluarga Suniyartiningsih. Bersama dua anggota keluarganya, ia harus mengungsi ke rumah saudara terdekat lantaran tak ada lagi tempat untuk bernaung. Nilai kerugian akibat kerusakan rumah diperkirakan mencapai Rp10 juta.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapi rumah saya sudah tidak bisa ditempati lagi,” ucap Suniyartiningsih dengan mata berkaca-kaca, saat tim BPBD melakukan asesmen, Kamis (25/9/2025) malam.

BPBD Bondowoso yang menerima laporan dari warga segera menurunkan personel bersama Tim Reaksi Cepat (TRC), Agen Informasi Bencana, serta pemerintah desa dan kecamatan.

Mereka mendata kerusakan, mendokumentasikan kondisi lapangan, serta menyiapkan bantuan logistik dan material bagi keluarga terdampak.

Kepala Pelaksana BPBD Bondowoso, Sigit Purnomo, menegaskan bahwa penanganan darurat telah dilakukan dengan cepat.

“Kami pastikan kebutuhan mendesak korban terpenuhi. Selanjutnya akan berkoordinasi dengan OPD terkait untuk membantu pemulihan,” ujarnya.

Sigit Purnomo juga menyampaikan empati mendalam kepada korban.

“Kami ikut merasakan duka yang dialami Bu Suniyartiningsih dan keluarganya. Rumah bisa dibangun kembali, tapi keselamatan jiwa adalah yang utama,” ujarnya.

Hingga Kamis malam, kondisi Bondowoso terpantau aman dan terkendali, meski cuaca berawan. Warga setempat juga bergotong royong membantu keluarga Suniyartiningsih yang kini harus memulai kembali kehidupan dari awal.

Peristiwa ini mengingatkan betapa rentannya masyarakat terhadap bencana. Namun, solidaritas warga dan kehadiran petugas menjadi penguat, bahwa di tengah musibah selalu ada uluran tangan kemanusiaan. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow