Resmi Dikukuhkan, 330 Pendekar Silat Palmera Siap Jogo Nganjuk

Pengukuhan ditandai dengan penyematan simbol, ikrar kebersamaan, serta atraksi seni bela diri oleh para pendekar lintas perguruan sebagai wujud pelestarian tradisi dan semangat persatuan

26 Sep 2025 - 21:19
Resmi Dikukuhkan, 330 Pendekar Silat Palmera Siap Jogo Nganjuk
Upacara pengukuhan 300 pendekar silat Palmera di Alun-alun Nganjuk (Foto Humas From SJP)

NGANJUK, SJP - Paguyupan dari 330 pendekar silat di Kabupaten Nganjuk resmi dikukuhkan dalam wadah Pendekar Anjuk Ladang Melindungi Rakyat (Palmera). Pengukuhan berlangsung di Alun-alun Nganjuk, Jumat (26/9/2025).

Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso menegaskan dukungannya terhadap terbentuknya paguyuban tersebut. 

“Kami mengapresiasi inisiatif pembentukan Paguyuban Palmera. Semoga ke depan dapat menjadi mitra strategis dalam menjaga kamtibmas, serta menyalurkan energi positif para pendekar untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Menurut Henri menyampaikan, dalam susunan kepengurusan, Bupati Nganjuk Marhaen Djuàmadi ditetapkan sebagai Pembina I. Kemudian Kapolres Nganjuk AKBP Henri Noveri Santoso didaulat sebagai Pembina II, serrta Gondo Hariyono, diangkat sebagai Ketua Umum.

"Paguyuban Palmera hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat persatuan, menjaga keamanan lingkungan, serta melestarikan budaya dan tradisi bela diri," jelas Henri.

Paguyuban yang beranggotakan kurang lebih 330 personel pendekar ini dibentuk sebagai langkah strategis untuk memperkuat wadah kebersamaan dan persatuan masyarakat, yang berperan dalam bidang sosial budaya, keamanan lingkungan, serta pelestarian tradisi bela diri di Kabupaten Nganjuk.

Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi, dalam amanatnya menegaskan pentingnya keberadaan Palmera sebagai kekuatan masyarakat. 

“Paguyuban Palmera hadir bukan hanya sebagai wadah silaturahmi, tetapi juga sebagai sarana untuk mempererat persatuan, menjaga keamanan lingkungan, serta melestarikan budaya dan tradisi bela diri,” ujarnya.

Pengukuhan ditandai dengan penyematan simbol, ikrar kebersamaan, serta atraksi seni bela diri oleh para pendekar lintas perguruan sebagai wujud pelestarian tradisi dan semangat persatuan.

Kehadiran Palmera diharapkan mampu memperkuat sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan aparat keamanan dalam mewujudkan Nganjuk yang aman, damai, dan berbudaya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow