Rem Blong Diduga Pemicu Kecelakaan di Pasuruan: 4 Orang Tewas, 7 Rumah Rusak

Peristiwa maut ini bermula saat sebuah truk trailer bernomor polisi DK 8019 DG yang mengangkut gelondongan kertas diduga mengalami kegagalan fungsi rem dari jarak sekitar 200 meter. Akibat tidak dapat mengendalikan laju kendaraan, sopir trailer kemudian menabrak truk yang berada tepat di depannya.

27 Jul 2026 - 15:39
Rem Blong Diduga Pemicu Kecelakaan di Pasuruan: 4 Orang Tewas, 7 Rumah Rusak
Salah satu korban jiwa yang dievakuasi petugas (Foto: Isbi/SJP)

PASURUAN, SJP — Kecelakaan beruntun yang melibatkan sejumlah kendaraan berat dan sepeda motor terjadi di Jalan Raya Surabaya-Malang, tepatnya di Desa Mojorejo, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Senin (26/7/2026). 

Insiden tragis tersebut mengakibatkan empat orang meninggal dunia dan sejumlah pengendara lainnya mengalami luka-luka.

Tiga korban dilaporkan meninggal dunia secara langsung di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya mengembuskan napas terakhir saat berada dalam perawatan medis.

Peristiwa maut ini bermula saat sebuah truk trailer bernomor polisi DK 8019 DG yang mengangkut gelondongan kertas diduga mengalami kegagalan fungsi rem dari jarak sekitar 200 meter. Akibat tidak dapat mengendalikan laju kendaraan, sopir trailer kemudian menabrak truk yang berada tepat di depannya.

"Trailer kemungkinan rem blong, karena usai menabrak truk pertama kemudian nabrak truk lainnya hingga akhirnya berhenti setelah menabrak sejumlah teras rumah warga. Sedangkan truk yang ditabrak pertama terpental pindah lajur juga menabrak truk tangki air," terang Supaat, warga setempat, Senin (26/7/2026).

Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, dampak hantaman tersebut merusak bagian depan dari sedikitnya tujuh rumah warga. 

Truk trailer pengangkut kertas terlihat masih menancap di teras rumah warga, begitu pula dengan satu truk bernomor polisi S 9137 UZ yang ikut terperosok ke area pemukiman.

Di jalur yang sama, truk tangki dan kendaraan truk lainnya yang terlibat tubrukan juga masih menepi menunggu proses evakuasi oleh petugas.

Petugas kepolisian bersama tim Basarnas terus berupaya melakukan pertolongan dan membersihkan material kecelakaan. Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi kendaraan maupun sopir truk trailer masih terus berlangsung.

"Kami saat ini masih melakukan evakuasi dulu, baik korban meninggal dunia maupun luka-luka," terang Ipda Bagus P., petugas Satlantas Polres Pasuruan saat diwawancarai Suara Jatim Post di lokasi kejadian.

Selain memicu korban jiwa dan kerusakan bangunan, peristiwa ini berdampak besar pada kelancaran arus lalu lintas. Kemacetan parah melanda dua arah, baik kendaraan yang mengarah dari Surabaya menuju Malang maupun sebaliknya.

Pihak Satlantas Polres Pasuruan hingga kini masih mengidentifikasi data lengkap para korban luka serta mengatur lalu lintas di sekitar lokasi untuk mengurai penumpukan kendaraan. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow