Refleksi Lintas Agama dan Perjalanan Spiritualitas dalam Peringatan 100 Hari Romo Benny Susetyo

Sebuah acara sarasehan diadakan untuk mengenang 100 hari kepergian Pastor Benny Susetyo, seorang tokoh penting dalam dunia agama dan politik.

13 Jan 2025 - 22:15
Refleksi Lintas Agama dan Perjalanan Spiritualitas dalam Peringatan 100 Hari Romo Benny Susetyo
Endah Laras dan Sukardi Rinakit membawakan acara 100 Romo Benny Susetyo (Foto: Farhan/ SJP)

KOTA MALANG, SJP - Sebuah acara sarasehan diadakan untuk mengenang 100 hari kepergian Pastor Benny Susetyo pada Senin (13/1/25), seorang tokoh penting dalam dunia agama dan politik, sekaligus staf khusus Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).

 Acara yang berlangsung di Gereja Kristen Jawi Wetan (GKJW) ini menghadirkan berbagai tokoh lintas agama serta pejabat setempat, termasuk Pj Wali Kota Malang dan Ketua DPRD. Mereka berkumpul untuk berbagi kisah dan refleksi mengenai perjalanan hidup serta gagasan inspiratif Romo Benny selama lebih dari dua dekade pengabdiannya.

Acara ini dimulai dengan penampilan musik sukacita yang dibawakan oleh Endah Laras, dan dipandu oleh Sukardi Rinakit sebagai moderator. Dalam kesempatan ini, para sahabat Romo Benny menyampaikan pengalaman berharga mereka saat bersama sang pastor, mulai dari masa awal pengabdiannya di Situbondo pada tahun 1996 hingga penugasannya di Jakarta pada 2024.

Pengalaman di Situbondo dan Peran Mediasi Konflik 

Salah satu yang berbicara adalah Ahmad Junaidi Rofi, seorang tokoh santri dan saksi mata peristiwa "Kamis Kelabu" di Situbondo pada 10 Oktober 1996, ketika sebuah gereja dibakar. Ia menceritakan bagaimana Romo Benny berperan penting dalam meredakan ketegangan saat itu.

"Saya mendampingi Romo ketika peristiwa pembakaran gereja terjadi. Romo berhasil mendamaikan berbagai pihak, bahkan delegasi dari Vatikan turut turun tangan ke Situbondo setelahnya," ujarnya.

Melalui pendekatan damai, Romo Benny tidak hanya menyelesaikan konflik, tetapi juga mempererat hubungan antar umat beragama di daerah tersebut.

Membangun Kerukunan Umat Beragama

KH Noor Shodiq Askandar, tokoh NU sekaligus pengasuh Pondok Pesantren Manbaul Ulum Malang, juga turut berbagi cerita tentang Romo Benny saat bertugas di Malang.

Ia mengungkapkan bahwa Romo Benny berhasil menginisiasi Forum Komunikasi Antar Umat Beragama (FKAUB), yang menjadi jembatan untuk mempererat hubungan antara berbagai komunitas agama.

"Romo Benny dihormati seperti halnya seorang kyai. Beliau selalu menekankan pentingnya kerukunan umat beragama, sebuah nilai yang sangat relevan dalam kehidupan kita," kata KH Noor Shodiq.

Acara ini menjadi momen refleksi mendalam atas perjuangan seorang tokoh yang tidak hanya dikenang dalam kalangan agama tertentu, tetapi juga dalam ruang yang lebih luas, sebagai penggerak dialog antar umat beragama dan pelopor perdamaian. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow