Ratusan Akseptor di Bondowoso Ikut KB MOW, Ini Tujuannya

KB MOW adalah metode kontrasepsi mantap yang bersifat sukarela bagi seorang wanita, bila tidak ingin hamil lagi dengan cara mengoklusi tuba falupii (mengikat dan memotong atau memasang cincin), sehingga sperma tidak dapat bertemu dengan ovum.

14 Jul 2024 - 16:40
Ratusan Akseptor di Bondowoso Ikut KB MOW, Ini Tujuannya
Pj Bupati Bondowoso Bambang Soekwanto saat berfoto bersama dengan Direktur RSUD dr H Koesnadi dan Kepala Dinsos P3AKB serta para relawan KB (Foto: Rizqi/SJP)

Kabupaten Bondowoso, SJP - Penjabat (Pj) Bupati Bondowoso, Bambang Soekwanto menghadiri bakti sosial keluarga berencana (KB) MOW (metode operasi wanita), yang digelar oleh Dinas Sosial P3AKB, RSUD dr H Koesnadi, dan TNI Angkatan Udara. 

Bambang Soekwanto hadir ke RSUD dr H Koesnadi sekaligus meninjau proses KB MOW atau yang dikenal dengan steril, yang dilakukan kepada 138 akseptor, secara gratis, pada Ahad (14/7/2024). 

Usai meninjau, Bambang Soekwanto menjelaskan jika beberapa hari lalu Kabupaten Bondowoso mendapatkan penghargaan dengan capaian MOP (metode operasi pria) tertinggi kedua di Jawa Timur. 

"Kita mendapat penghargaan capaian tertinggi MOP dalam peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) di Jawa Timur," ucapnya bangga, didampingi oleh Kepala Dinas Sosial P3AKB, Anisatul Hamidah.

Kendati demikian, pihaknya menggelar MOW gratis, meskipun sudah mencapai target. Karena, sebut Bambang, MOW dan MOP ini bukan hanya tentang kuantitas, tetapi juga untuk menekan kepadatan penduduk. 

“Karena nanti jika terjadi kepadatan penduduk maka bisa terjadi krisis pangan. Jumlah penduduknya bertambah, tapi lahan pertaniannya berkurang,” paparnya.

Bambang berharap RSUD dr H Koesnadi tidak hanya melakukan kegiatan tersebut pada momen saat ini saja. Melainkan, terus dilakukan secara gratis bagi masyarkat yang membutuhkan. 

“Bagi masyarakat yang ingin mengikuti KB MOW ini, silahkan datang ke RSUD dr H Koesnadi Bondowoso. Ini semua tidak dipungut biaya, alias gratis," pesannya.

Mantan kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lumajang ini, khusus pada pelaksanaan MOW hari ini ada sejumlah dokter dari RS AU yang turut terlibat memberikan pelayanan. 

Pantauan di lapangan, pelaksanaan MOW ini berlangsung cepat. Dan mayoritas diikuti oleh wanita dengan rata-rata usia 35 tahun, dan telah memiliki 2-3 anak. (*)

Editor: Tri Sukma 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow