Rahasia Pentol Gepek Sambal Sadis, Kuliner Pedas Khas Madura di Surabaya
Pentol Gepek Sambal Sadis di Surabaya menawarkan pentol pipih khas Madura berbahan ikan laut, disajikan dengan sambal pedas. Meski baru buka, sudah laris hingga 600 porsi per hari.
SURABAYA, SJP—Berbeda dari kebanyakan pentol yang biasanya berbentuk bulat dan disajikan bersama kuah, di Surabaya ada inovasi kuliner bernama pentol gepek yang tampil dengan bentuk pipih dan rasa khas.
Berada di Jalan Pesapen, Kecamatan Krembangan, makanan kaki lima ini menyajikan pentol dengan bentuk menyerupai lumpia atau pancake, dilengkapi sambal super pedas khas Madura yang dikenal menggigit lidah.
Proses pembuatannya menggunakan tahu bakso dan adonan pentol dari ikan laut. Kemudian dipipihkan dengan alat panas khusus hingga tipis dan digulung. Ada juga varian lain bernama pentol buntal, yakni pentol berbentuk kotak seperti bantal mungil, digoreng hingga berwarna keemasan.
Pemilik usaha kuliner ini, Ima Susianti, menyampaikan bahwa ide resep tersebut ia bawa dari daerah asalnya di Desa Ambunten, Kabupaten Sumenep, Madura. Ia memilih ikan laut, khususnya tuna, sebagai bahan utama olahan.
"Ini khas Madura, khususnya Ambunten. Semua bahannya dari ikan laut. Rasanya beda, lebih gurih dan segar," ujar Ima, dikutip dari Beritasatu.com, Jumat (13/6/2025).
Walaupun usahanya baru dirintis belum genap satu bulan, Ima menyebutkan bahwa setiap hari ia mampu menjual antara 400 sampai 600 porsi, dengan pemasukan yang bisa mencapai Rp6 juta di hari ramai.
"Harganya cuma Rp10.000 per porsi, tetapi rasa bintang lima. Jualannya kaki lima, tetapi kualitasnya tidak kalah," tambahnya.
Kadek, salah satu pembeli yang datang, mengaku langsung menyukai cita rasanya. “Sambal petis maduranya nendang banget! Pedasnya pas, ikannya berasa tetapi tidak amis. Baru kali ini coba pentol yang digepek kayak gini,” ucapnya.
Untuk para penikmat kuliner yang menyukai rasa unik dan pedas, pentol gepek racikan Ima ini bisa jadi destinasi baru saat singgah ke Surabaya. (**)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

