Pria Dipalu di Samping Balai Kota Among Tani Batu, Korban Luka Berat

Seorang pria dilaporkan mengalami luka berat akibat hantaman palu pada bagian kepala.

12 Mar 2026 - 13:30
Pria Dipalu di Samping Balai Kota Among Tani Batu, Korban Luka Berat
Ilustrasi penganiayaan menggunakan palu. (Tiwandasella/SJP)

KOTA BATU, SJP–Peristiwa penganiayaan brutal terjadi di sebuah warung kopi di samping kiri Balai Kota Among Tani, Jalan Panglima Sudirman, Kelurahan Pesanggrahan, Kecamatan Batu, Kota Batu, Kamis (12/3/2026) dini hari. 

Seorang pria dilaporkan mengalami luka berat akibat hantaman palu pada bagian kepala.

Salah satu saksi yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan, korban bernama M. Zubaidi, warga Desa Girimoyo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

"Saat itu dilarikan ke RS Hasta Brata Kota Batu setelah mengalami luka serius di kepala dan sempat tidak sadarkan diri usai dianiaya pelaku yang identitasnya masih dalam penyelidikan," urainya.

Berdasarkan data yang dihimpun, insiden bermula pada Rabu (11/3/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. Saat itu, korban menghubungi seorang perempuan untuk menjemputnya di lokasi kejadian, yakni sebuah warung kopi di sekitar Balai Kota Among Tani.

Sekitar pukul 21.30 WIB, perempuan tersebut tiba di lokasi dan melihat korban sedang duduk bersama beberapa orang yang tidak dikenalnya. 

Tidak lama kemudian, terjadi adu mulut antara korban dengan seorang pria yang diduga sebagai pelaku penganiayaan.

Pertengkaran tersebut sempat dilerai oleh warga di sekitar warung. Namun, situasi kembali memanas hingga keduanya menjauh dari kerumunan.

Dalam kondisi tersebut, pelaku diduga memiting korban dari belakang. Pelaku kemudian mengambil sebuah palu dari dalam gerobak warung kopi dan memukulkannya ke kepala korban secara berulang kali. Akibat serangan tersebut, korban terjatuh dan tidak sadarkan diri dengan luka berat di kepala.

"Usai melakukan penganiayaan, pelaku langsung melarikan diri dari lokasi kejadian. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian membawa korban ke RS Hasta Brata Kota Batu untuk mendapatkan penanganan medis," imbuhnya.

Hingga berita ini diturunkan, kasus penganiayaan tersebut belum mendapatkan keterangan resmi dari pihak kepolisian. Kasi Humas Polres Batu, Iptu Huda Rohman, menegaskan bahwa dirinya belum menerima informasi detail terkait peristiwa tersebut.

"Saya belum dapat info," jawabnya singkat. (*) 

Editor: Syaiful Aries

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow