Polres Jember Ungkap Unsur Kekerasan dari Hasil Otopsi Lansia Dikubur Di Kebun Jati

Bukti hasil otopsi yang dilakukan terhadap jasad korban tunjukkan korban alami luka dalam dan beberapa luka lebam ditubuhnya

16 Jan 2024 - 06:15
Polres Jember Ungkap Unsur Kekerasan dari Hasil Otopsi Lansia Dikubur Di Kebun Jati
Kasat Reskrim Polres Jember AKP Abid Uais Alqorni Aziz.(Ulum/SJP)

Kabupaten Jember SJP -, Kematian Abdul Jalal (70) warga Dusun Watukebo Desa Andongsari Ambulu, yang ditemukan meninggal dan dikubur di pinggir hutan jati pada Minggu (14/1/2024) , diyakini sebagai korban pembunuhan.

Kasatreskrim Polres Jember AKP. Abid Uais Alqarnin Aziz ungkap hal ini saat ditemui di ruang kerjanya pada Selasa 16 Januari 2024.

Bukti hasil otopsi yang dilakukan terhadap jasad korban tunjukkan korban alami luka dalam dan beberapa luka lebam ditubuhnya. 

"Tulang rusuk korban mengalami patah, akibat benda tumpu), bisa jadi dipukul atau diinjak, selain itu, juga ditemukan luka lebam di bagian lengan dan dada korban," kata Kasatreskrim. 

Pihaknya, juga menyatakan bahwa sejumlah saksi juga sudah dimintai keterangan, serta beberapa barang bukti juga sudah diamankan, diantaranya sepasang sandal milik korban, 1 sandal yang diduga milik pelaku, serta sejumlah barang bukti lainnya. 

Sedangkan untuk pelaku sendiri, polisi sudah mengantkngi ciri-ciri.

"Ada beberapa orang yang kami curigai sebagain pelakunya, saat ini tinggal mengumpulkan bukti-bukti yang kuat, untuk menetapkan pelakunya," jelas Kasatreskrim. 

Selain itu, dalam kasus ditemukannya Abdul Jalal yang meninggal dan dikubur di pinggir hutan jati, pihaknya juga sinyalir adanya tindak pencurian yang dialami korban, yakni uang dan hewan ternak milik korban yang hilang. 

"Memang korban sebelumnya menjual hasil pertanian, dari keterangan sejumlah saksi, dari hasil panen tersebut, korban mengantongi uang sekitar 1 sampai 2 juta, selain itu, korban juga memiliki beberapa ekor kambing, dimana ada kambing miliknkirban yang juga hilang," jelasnya. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Abdul Jalal, dinyatakan hilang sejak Kamis 11 Januari 2024 lalu.

Tetangga korban yang berusaha cari keberadaan korban tidak membuahkan hasil, sehingga pada Sabtu 13 Januari, tetangga korban melaporkan hilangnya Abdul Jalal ke Polsek Ambulu. 

Pencarian terhadap korban diperluas dengan bantuan aparat kepolisian yang lakukan penyisiran hingga di pinggir hutan jati.

Akhirnya warga menemukan gundukan tanah basah yang ditutupi beberapa rerumputan.

Karena curiga, warga dengan dibantu polisi melakukan pembongkaran gundukan tanah tersebut. 

"Saat penggalian mencapai kedalaman 40 centi, kami menemukan tubuh korban yang meringkuk, sehingga penggalian kami hentikan dan langsung memasang police line, dan koordinasi dengan tim Inafis Polres Jember, " ujar Kapolsek Ambulu AKP Suhartanto saat itu.

Atas temuan tersebut, pihaknya langsung lakukan olah TKP sekaligus evakuasi jasad korban ke Puskesmas Ambulu untuk selanjutnya dilakukan visum dan otopsi terhadap jasad korban. (*)

editor: trisukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow