Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Begal di Wonosari Bondowoso

Pihak kepolisian segera melakukan pengecekan terhadap lokasi yang diduga sebagai Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

02 Aug 2025 - 12:03
Polisi Minta Warga Tak Terprovokasi Isu Begal di Wonosari Bondowoso
Kasi Humas Polres Bondowoso Iptu Bobby Dwi Siswanto (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP - Beredarnya pesan berantai mengenai dugaan aksi pembegalan di wilayah Kecamatan Wonosari, Kabupaten Bondowoso, membuat warga merasa waswas. 

Pesan tersebut mulai tersebar melalui aplikasi WhatsApp sejak Jumat (1/8/2025), dengan isi pesan bahwa sebuah sepeda motor milik warga Kecamatan Wonosari telah menjadi korban pembegalan di Desa Sumber Kalong sekitar pukul 02.00 WIB dini hari.

Dalam narasi yang tersebar, korban disebut sebagai warga Desa Jebung Kidul, Kecamatan Wonosari. Motor yang dilaporkan hilang adalah Yamaha NMAX. 

Namun demikian, belum ada kepastian apakah insiden tersebut merupakan tindak pidana begal atau kasus kehilangan dengan motif lain.

Seorang warga Kecamatan Grujugan, Wawan, mengungkapkan bahwa dirinya juga menerima informasi tersebut dari temannya melalui pesan singkat.

“Katanya kejadiannya dini hari, motor warga Jebung hilang dibegal. Saya jadi khawatir,” ujarnya.

Menanggapi hal itu, Kepolisian Resor (Polres) Bondowoso melalui Kasi Humas Iptu Bobby Dwi Siswanto membenarkan bahwa laporan mengenai kejadian tersebut telah diterima oleh Polsek Wonosari.

Pihak kepolisian segera melakukan pengecekan terhadap lokasi yang diduga sebagai Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan mulai mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

“Laporan sudah diterima, dari seorang laki-laki berinisial GKP. Kita cek dan lakukan penyelidikan,” ujar Iptu Bobby saat dikonfirmasi, pada Sabtu (2/8/2025).

Berdasarkan keterangan awal dari pelapor, disebutkan bahwa dirinya sempat dibuntuti seseorang sebelum akhirnya sepeda motornya hilang diambil oleh orang yang tidak dikenal.

Meski demikian, pihak kepolisian masih belum dapat memastikan motif serta kronologi yang sebenarnya.

“Kita pastikan dulu kebenarannya, cek TKP, dan dalami keterangan korban serta saksi,” imbuhnya.

Kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak langsung mempercayai informasi yang belum diverifikasi kebenarannya. 

Mereka menegaskan bahwa informasi valid hanya akan disampaikan oleh pihak berwenang sesuai hasil penyelidikan yang berjalan.

“Kami minta warga tidak mudah terprovokasi isu. Kalau ada kejadian, segera lapor ke kepolisian,” pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow