Plt Gubernur Jatim Emil Dardak Sidak Banjir dan Infrastruktur di Lamongan

Plt Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, melakukan sidak ke wilayah terdampak banjir dan infrastruktur di Kabupaten Lamongan didampingi Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi. Di Desa Ketapangtelu, Kecamatan Karangbinangun, Emil menyampaikan bahwa wilayah tersebut termasuk kategori cekungan, sehingga rawan banjir.

04 Jun 2025 - 11:16
Plt Gubernur Jatim Emil Dardak Sidak Banjir dan Infrastruktur di Lamongan
Plt Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak didampingi Bupati Lamongan Yuhronur Efendi meninjau kondisi wilayah terdampak banjir di Desa Ketapangtelu, Kecamatan Karangbinangun, Lamongan, (Foto: Dok/Atmo)

LAMONGAN, SJP—Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah lokasi terdampak banjir dan infrastruktur di Kabupaten Lamongan, Selasa (3/6/2025).

Dalam kunjungannya ke Desa Ketapangtelu, Kecamatan Karangbinangun, Emil Dardak mengungkapkan bahwa wilayah tersebut masuk dalam kategori cekungan berdasarkan studi yang dilakukan sebelumnya.

Kondisi ini menjadikan desa tersebut rawan tergenang saat musim hujan, terlebih tahun ini curah hujan menunjukkan pola yang berbeda dibandingkan tahun sebelumnya.

"Wilayah ini memang secara geografis merupakan cekungan. Namun, Pak Bupati bersama Pemprov Jatim dan BBWS terus melakukan upaya penanganan. Kita juga tidak permisif, karena penanganan banjir juga dilakukan di Kali Lamong," ujar Emil.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, lanjut Emil, akan menyalurkan bantuan keuangan sebesar Rp3,5 juta kepada 25 keluarga terdampak. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu warga menaikkan tinggi bangunan rumah agar lebih aman dari genangan.

"Setelah koordinasi bersama, akan diberikan bantuan untuk menambah tinggi bangunan rumah. Pemprov Jatim siap membantu," kata Emil.

Selain masalah banjir, Emil juga meninjau kondisi Jembatan Mediyeng di desa yang sama. Jembatan tersebut diketahui telah tiga kali mengalami ambles. Pembangunan sebelumnya dilakukan dengan dana desa. Namun kini Pemprov Jatim akan turut membantu penanganannya setelah dilakukan kajian struktur secara menyeluruh.

"Jembatan ini penting sebagai sarana mobilitas warga. Kami akan bantu, tapi perlu studi lebih lanjut karena sudah tiga kali ambles," jelas Emil.

Sementara itu, Bupati Lamongan Yuhronur Efendi atau yang akrab disapa Pak Yes, mengatakan bahwa penanganan banjir di wilayahnya dilakukan secara kolaboratif. Pemkab, pemprov, hingga Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWS) dilibatkan dalam proses ini.

Dalam sidak tersebut, juga disalurkan berbagai bantuan logistik untuk warga terdampak banjir. Bantuan tersebut mencakup paket pangan, sandang, selimut, terpal, glangsing, paket kebersihan, hingga tambahan gizi.

Usai meninjau kawasan banjir, rombongan melanjutkan sidak ke ruas jalan nasional di perempatan Sukodadi. Tepatnya di Km 54+365 hingga 54+665. Emil mengapresiasi perbaikan overlay jalan yang telah dilakukan. Namun meminta agar perbaikan drainase bahu jalan juga segera dikerjakan, mengingat posisi drainase yang lebih tinggi dari permukaan jalan kerap menyebabkan genangan.

"Infrastruktur adalah tanggung jawab bersama, baik itu kabupaten, provinsi, maupun nasional. Pak Bupati aktif berkoordinasi, dan itu penting untuk memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi masyarakat," tegas Emil.

Sebagai titik akhir sidak, Emil meninjau Jalan Lingkar Utara (JLU) Lamongan. Pemerintah menargetkan jalan tersebut segera dibuka untuk umum guna mengurangi kepadatan lalu lintas.

Meski sempat dibuka secara insidentil saat arus mudik Lebaran lalu, JLU kembali ditutup karena belum adanya traffic light. Emil meminta agar petugas lalu lintas dikerahkan sementara waktu, sambil menunggu pemasangan lampu lalu lintas yang ditargetkan rampung dalam tiga bulan ke depan. (*)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow