Pengisian BBM di Bondowoso Berangsur Normal, Namun Harga Eceran Masih Melambung

Eceran pertalite mencapai Rp25 ribu per botol dan harga eceran pertamax di kisaran Rp30 – Rp 35 ribu per botol air mineral berisi 1.500 ml.

30 Jul 2025 - 18:06
Pengisian BBM di Bondowoso Berangsur Normal, Namun Harga Eceran Masih Melambung
Antrean motor di SPBU Pejaten, hanya sampai di pintu masuk SPBU (Foto : Rizqi/SJP)

BONDOWOSO, SJP – Antrean panjang warga yang ingin mengisi bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kabupaten Bondowoso, mulai berangsur normal. Hal itu seiring dropping armada tambahan dari PT PT Patra Niaga Jatimbalinus.

Kondisi itu dipastikan langsung oleh Bupati Bondowoso, Abdul Hamid Wahid bersama Sekda Fathur Rozi yang meninjau langsung SPBU Tamansari dan Pejaten, pada Rabu (30/7/2025) dengan menggunakan sepeda onthel.

“Alhamdulillan kiriman dari Surabaya dan Jawa Tengah atas perintah Presiden Prabowo, sudah datang dan kondisi mulai membaik. Ini bukan kelangkaan BBM, hanya pengirimannya yang terlambat,” ucapnya.

Dirinya juga berpesan kepada masyarakat untuk tidak panic buying. Bahkan, di SPBU Pejaten, bupati berkomunikasi dengan pengendara roda dua. 

“Hari ini mereka antre paling lama 30 menit,” tukasnya.

Harga Eceran Masih Tinggi

Kendati sejumlah SPBU sudah tidak lagi ada antrean panjang, namun, harga BBM eceran baik pertalite maupun pertamax di kios bensin tepi jalan masih tinggi. 

Untuk sebotol pertalite dengan ukuran botol air mineral 1.500 ml, dijual seharga Rp 25 ribu.

“Biasanya kalau sebotol penuh, itu harganya Rp18 ribu. Tapi sampai hari ini masih dijual seharga Rp25 ribu. Mau tidak mau, bagi warga yang kehabisan bensin dan jauh dari pom bensin, terpaksa tetap membeli,” kata Wahyudi, salah seorang warga Kecamatan Grujugan.

“Untuk pertamax juga tinggi, sebotol harganya sampai Rp30 ribu hingga Rp35 ribu,” imbuhnya.

Dirinya berharap pemerintah juga memberikan imbauan kepada para pengecer, agar memanfaatkan momen ini untuk mencari keuntungan yang lebih banyak dan memberatkan warga.

“Ya turun juga ke kios-kios, cek harganya, apakah masih tinggi atau sudah normal. Jangan cuma ke SPBU,” ucapnya.

Seperti diketahui, antrean di SPBU Tamansari, hingga sore pukul 17.00 WIB, antrean sepeda motor untuk satu pompa bensin terlihat hanya berkisar 50 motor. Untuk antrean mobil, terlihat sekira belasan mobil.

Kondisi ini jelas berbeda dengan hari-hari sebelumnya. Di mana jumlah antrean motor mencapai kisaran 1.000. Bahkan, antrean mengular sejauh 1 kilometer dengan durasi waktu 1-2 jam untuk bisa mengisi pertalite. (*) 

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow