Pemkab Malang Dorong FPPI Optimalkan Peran Perempuan dalam Pertumbuhan Ekonomi
Melalui pelantikan tersebut, pihaknya berharap, keluarga besar FPPI Kabupaten Malang mampu mengelola dan mengembangkan potensi sumber daya yang dimiliki. Sehingga FPPI mampu menggerakkan kaum perempuan di Kabupaten Malang.
MALANG, SJP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang berharap kaum perempuan ikut serta secara optimal dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah melalui pemberdayaan perempuan. Baik secara mandiri maupun melalui organisasi.
Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Malang, Didik Gatot Subroto saat memberikan arahan dalam acara pelantikan pengurus dan anggota Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Forum Pemberdayaan Perempuan Indonesia (FPPI) Kabupaten Malang, Jumat (15/11/2024).
''Hendaknya FPPI mampu berkontribusi secara optimal dan profesional. Tidak hanya dalam kehidupan berorganisasi, namun juga ikut aktif dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi daerah, melalui pemberdayaan perempuan secara aktif dan mandiri," ucapnya di Ruang Anusapati, Jumat (15/11/2024).
Melalui pelantikan tersebut, pihaknya berharap, keluarga besar FPPI Kabupaten Malang mampu mengelola dan mengembangkan potensi sumber daya yang dimiliki. Sehingga FPPI mampu menggerakkan kaum perempuan di Kabupaten Malang.
Didik mengatakan, pertumbuhan usaha dan ekonomi di tingkat nasional sudah mulai bangkit kembali usai diterpa pandemi Covid-19. Namun harus disadari, bahwa segala musibah tentu ada hikmah yang dapat diambil. Dari adanya pandemi, masyarakat menjadi lebih kreatif.
Meski banyak masyarakat yang harus kehilangan pekerjaan akibat pandemi, tapi disisi lain, masyarakat mulai menginisiasi berbagai terobosan baru untuk bisa bertahan hidup dan menyambung mata rantai perekonomian.
''Selama pandemi, perempuan mungkin menjadi super hero. Dikala banyak kepala keluarga yang kehilangan mata pencaharian, perempuan muncul sebagai penyelamat ketahanan ekonomi keluarga," ujar Didik.
Dia menjelaskan, Kementerian Koperasi dan UKM mencatat, berdasarkan data BPS tahun 2021, sebanyak 64,5 persen dari total UMKM dikelola oleh perempuan. Hal itu mengisyaratkan bahwa perempuan memiliki potensi besar terhadap perekonomian nasional.
"Hal inilah yang wajib kita dukung dan kita gali potensinya. Terutama di Kabupaten Malang, untuk semakin membuka peluang bagi para perempuan terjun dalam dunia usaha. Sekaligus untuk mempercepat upaya pemulihan ekonomi daerah," jelas Didik.
Pihaknya berharap, FPPI Kabupaten Malang memiliki keinginan yang sejalan dengan visi Pemkab Malang. Sehingga bermunculan para perempuan tangguh yang kreatif dan produktif, serta mampu menciptakan multiplier effect untuk menggerakkan perekonomian Kabupaten Malang secara signifikan.
Pihaknya mendorong kepengurusan FPPI Kabupaten Malang dapat merumuskan dan menciptakan program kegiatan yang mampu membantu, mengurai permasalahan yang tengah dihadapi masyarakat. Sehingga dapat berjalan beriringan dengan program Pemkab Malang.
''Semoga kerja sama yang sinergis antara FPPI dan Pemkab Malang mampu menjadi problem solving yang efektif dalam meningkatkan kesejahteraan dan mewujudkan kemakmuran masyarakat Kabupaten Malang," tutup Didik.
Untuk diketahui, pelantikan DPC FPPI Kabupaten Malang itu dikemas dengan acara seminar mental health for woman. Acara itu dihadiri Ketua DPD FPPI Jawa Timur, Yuli Andriyani; Dewan Pertimbangan DPC FPPI Kabupaten Malang, Hanik Dwimartya; Ketua Dharma Wanita Kabupaten Malang, Rr Feni Aryanti; Ketua DPC FPPI Kabupaten Malang, Anggraeni Siwi serta para pengurus dari kalangan istri camat se-Kabupaten Malang. (***)
Editor: Ali Wafa
What's Your Reaction?

