Pemimpin Tentukan Arah Navigasi Lewat Simposium yang Digelar STIE Malangkucecwara

Kegiatan ini mengambil tema 'Menavigasi Inovasi Perguruan Tinggi Indonesia di Era Antroposen'. Tajuk ini diambil lantaran dampak perilaku manusia terhadap lingkungan cukup mengkhawatirkan

03 May 2024 - 17:30
Pemimpin Tentukan Arah Navigasi Lewat Simposium yang Digelar STIE Malangkucecwara
Ketua Pemimpin, Ike Agustina SPsi MPsi Psikolog ditengah acara simposium yang dihelat STIE Malangkucecwara (ist/SJP)

Kota Malang, SJP - Perkumpulan Pemimpin, yang beranggotakan pimpinan Perguruan Tinggi dari seluruh Indonesia akan menentukan arah navigasi melalui simposium nasional yang dihelat STIE Malangkucecwara.

Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Pemimpin, Ike Agustina SPsi MPsi Psikolog bahwa ada tujuh perguruan tinggi di Indonesia yang begabung membentuk asosiasi Pemimpin.

Perkumpulan ini menyelenggarakan simposium nasional dimana STIE Malangkucecwara ditugasi menjadi panitia pelaksana. Ia pun bersyukurr lewat simposium yang diselenggarakan ini anggota bertambah hingga mencapai 185 Perguruan Tinggi. 

"Simposium ini menjadi wadah bagi seluruh pimpinan Perguruan Tinggi untuk saling berbagi ilmu tata kelola kampus. Termasuk di dalamnya menanggapi isu dan tantangan kondisi bangsa," ungkap Ike. 

Simposium nasional ini sendiri mengambil tempat di aula Pasca Sarjana UIN Maliki, Jum'at (03/05) dengan peserta yang mencapai 200 perguruan tinggi dari seluruh Indonesia.

Animo pendaftar cukup tinggi, hingga mencapai 250 kampus.   

Kegiatan ini mengambil tema 'Menavigasi Inovasi Perguruan Tinggi Indonesia di Era Antroposen'. Tajuk ini diambil lantaran dampak perilaku manusia terhadap lingkungan cukup mengkhawatirkan.

Maka dalam simposium ini sengaja menghadirkan narasumber Dirjen Dikti dan pakar pengelolaan Perguruan Tinggi.

Tahun ini Pemimpin ingin menavigasi Perguruan Tinggi di era Antroposen, lantaran berbagai kondisi yang menuntut Perguruan Tinggi segera melakukan inovasi agar lebih adaptif kedepannya.

Sebelum simposium ini Pemimpin telah memiliki program kerja yang saat ini memprioritaskan pengembangan kapasitas pimpinan dan calon pimpinan Perguruan Tinggi. 

"Program ini telah dilaksanakan di tujuh Perguruan Tinggi konsorsium. Diantaranya STIE Malangkucecwara dan UB," ucap Ike.

Pemimpin juga getol menggelar webinar dan temu pemimpin agar seluruh anggota menemukan kolega untuk saling berbagi, trutama yang selama ini menjadi keresahan dan tantangan, yang dengan berkolaborasi tantangan tersebut dapat dihadapi bersama. 

Ketua Pemimpin optimis dengan perubahan secara kolektif dan kolaboratif yang dilakukan maka imbasnya dapat dirasakan lebih luas. Harapannya perubahan tersebut dapat merubah pula kebijakan Pemerintah. 

"Melalui hal ini para insan cendekia dari berbagai kampus dapat memberikan sumbangsih yang lebih nyata," tukasnya. 

Sebelum mengakhiri, Ketua Pemimpin menilai, tantangan yang dirasa berat ialah bagaimana mendanai diri sendiri khususnya pada Perguruan Tinggi swasta.

Tentunya hal ini perlu kehadiran dan peran aktif Pemerintah untuk membantu kelangsungan hidup Perguruan Tinggi swasta. (0)

Editor: Tri Sukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow