Pembangunan Sekolah Rakyat di Kota Batu Dikebut, Target Rampung Akhir Juni
Pemkot Batu menegaskan dukungan penuh terhadap program nasional ini, pihaknya menginstruksikan percepatan administratif agar program Sekolah Rakyat bisa segera dijalankan
KOTA BATU, SJP – Persiapan peresmian sekolah rakyat di Kota Batu terus dikebut seiring makin dekatnya waktu peluncuran serentak secara nasional pada 14 Juli 2025 mendatang.
Dengan waktu kurang dari sebulan, progres rehabilitasi gedung yang akan digunakan sebagai pusat kegiatan belajar mengajar telah mencapai 86 persen. Namun, sejumlah pekerjaan fisik masih menjadi catatan penting untuk segera diselesaikan.
Wali Kota Batu, Nurochman pada Senin (23/6/2025) mengatakan, gedung yang berlokasi di kawasan PPSPA Bima Sakti, Kelurahan Songgokerto, Kecamatan Batu ini terus dikejar lantaran pihak pemerintah berupaya untuk mengedepankan kenyamanan peserta didik.
“Pembangunan fasilitas pendukung seperti lapangan utama, ruang kelas, laboratorium, aula, musala, hingga kamar tidur dan dapur turut menjadi perhatian. Pemerintah menargetkan seluruh pekerjaan rampung pada akhir Juni merujuk pada beberapa bagian teknis seperti pemasangan paving dan sistem ventilasi ruangan yang masih harus diperbaiki,” urainya.
Lebih lanjut, ia juga menegaskan dukungan penuh terhadap program nasional ini, pihaknya menginstruksikan percepatan administratif agar program Sekolah Rakyat bisa segera dijalankan karena akan membantu anak-anak dari keluarga yang kurang mampu agar tetap dapat mengenyam pendidikan.
Ia menjelaskan, konsep sekolah rakyat di Kota Batu dibuat menyerupai boarding school agar peserta didik dari kalangan tidak mampu mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak dan menyeluruh. Gedung Bima Sakti dipilih karena telah memiliki fasilitas kamar dan ruang pembelajaran yang memadai.
“Untuk tahap awal, sekolah rakyat di Kota Batu akan menampung 100 siswa, dan kapasitasnya bisa diperluas hingga 200 siswa per angkatan jika nantinya tersedia gedung permanen. Meski saat ini gedung yang digunakan merupakan aset milik Kemensos dan Dinsos dan bersifat sementara, pemerintah pusat membuka peluang pembangunan gedung baru apabila program ini terbukti berkelanjutan,” imbuhnya.
Dengan tenggat waktu yang semakin sempit, pemerintah daerah bersama kementerian terkait kini bekerja ekstra untuk memastikan seluruh proses pembangunan dapat selesai tepat waktu, sehingga peluncuran sekolah rakyat di Kota Batu bisa berjalan sesuai rencana. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

