Motif Tabrak Lari di Depan Pasar Ngemplak Tulungagung Masih Diselidiki

Sampai Senin malam, polisi belum dapat memeriksa terduga pelaku karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit.

09 Feb 2026 - 20:08
Motif Tabrak Lari di Depan Pasar Ngemplak Tulungagung Masih Diselidiki
Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila. (Beny/SJP)

TULUNGAGUNG, SJP - Motif pengemudi mobil yang diduga melakukan tabrak lari di depan Pasar Ngemplak, Kabupaten Tulungagung, pada Minggu (8/2/2026) dini hari, hingga kini masih belum diketahui. Polisi belum dapat memeriksa terduga pelaku karena yang bersangkutan masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit. 

Terduga pelaku diketahui bernama Dimyati (62), warga Kelurahan Bago, Kecamatan/Kabupaten Tulungagung. Hingga Senin (9/2/2026) sore, polisi belum melakukan pemeriksaan terhadap Dimyati lantaran ia masih dirawat di RSUD dr Iskak Tulungagung akibat luka di bagian kepala setelah sempat menjadi sasaran amuk massa.

“Kami belum melakukan pemeriksaan karena sampai saat ini pengemudi mobil masih menjalani perawatan di RSUD dr Iskak Tulungagung,” ujar Kasatlantas Polres Tulungagung, AKP M. Taufik Nabila, Senin (9/2/2026).

AKP Taufik menjelaskan, berdasarkan hasil awal olah tempat kejadian perkara (TKP), pihak kepolisian tidak menemukan barang-barang terlarang maupun minuman keras di dalam mobil yang dikemudikan terduga pelaku.

“Dari hasil olah TKP, kami tidak menemukan adanya barang-barang terlarang maupun hal-hal yang bersifat miras,” jelasnya.

Terkait dugaan tabrak lari, polisi menduga tindakan tersebut dilakukan karena pelaku panik dan ketakutan usai terlibat kecelakaan. Namun demikian, kepastian mengenai motif masih menunggu hasil pemeriksaan resmi terhadap yang bersangkutan.

Dalam peristiwa tersebut, aparat kepolisian juga turut menjadi korban. Seorang anggota Satlantas Polres Tulungagung dilaporkan mengalami luka di bagian kepala akibat pukulan benda keras saat berusaha meredam emosi massa.

“Pada saat proses peleraian, anggota kami mencoba mengamankan pengemudi mobil yang dipukuli oleh massa. Namun diduga terjadi salah sasaran sehingga ada satu anggota kami yang terluka di bagian kepala,” ungkap AKP Taufik.

Seperti diberitakan sebelumnya, kecelakaan yang sempat viral di media sosial itu terjadi pada Minggu (8/2/2026) dini hari. Insiden melibatkan sebuah mobil Isuzu Panther bernomor polisi AG 1230 OI dengan sebuah becak motor (bentor) tanpa nomor polisi di depan Pasar Ngemplak, Tulungagung.

Kecelakaan bermula saat mobil Isuzu Panther yang dikemudikan Dimyati melaju dari arah barat ke timur. Sementara itu, bentor yang dikemudikan Hartoyo, warga Kelurahan Tretek, diketahui sedang berhenti di badan jalan sebelah utara dengan posisi menghadap ke selatan.

“Sesampainya di TKP, diduga pengemudi mobil tidak memperhatikan situasi arus lalu lintas di depannya sehingga menabrak bentor yang sedang berhenti di badan jalan,” jelas AKP Taufik.

Akibat kecelakaan tersebut, pengemudi bentor mengalami luka pada kaki. Selain itu barang dagangan berupa ikan pindang, cabai, dan sayuran rusak berserakan di jalan. 

Usai kejadian, pengemudi mobil Panther diduga melarikan diri dari lokasi sambil menyeret bodi becak. Tak pelak hal tersebut menjadi perhatian warga yang kemudian mengejarnya. Dalam pengejaran tersebut kebetulan melintas anggota Unit Turjawali Satlantas Polres Tulungagung yang tengah berpatroli lalu turut melakukan pengejaran.

"Pada saat di pengejaran memang anggota kami ingin menghentikan mobil tersebut tetapi sempat ditabrak," ungkap AKP Taufik Nabila.

Pelarian terduga pelaku akhirnya terhenti setelah mobil yang dikendarainya menabrak pom mini di depan Pasar Kras, Kabupaten Kediri. Namun sebelum situasi sepenuhnya terkendali, massa yang terlanjur emosi sempat menghakimi pelaku hingga menyebabkan luka-luka, bahkan mobil Isuzu Panther tersebut digulingkan oleh massa.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman kasus dan menunggu kondisi terduga pelaku stabil untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. (*)

Editor: Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow