Mitigasi Risiko Konstruksi, Psikologi Santri Hingga Eko Pesantren Jadi Program Pendampingan Terpadu UIN Maliki Malang
Pendampingan terpadu ini menyentuh semua aspek kehidupan ponpes, mulai dari perencanaan konstruksi bangunan hingga psikologis santri, bahkan hingga praktik spiritual yang berwawasan ekologis atau disebut eko pesantren.
Mitigasi Risiko Konstruksi, Psikologi Santri Hingga Eko Pesantren Jadi Program Pendampingan Terpadu UIN Maliki Malang
MALANG, SJP - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang bergerak taktis dalam rangka membangun masa depan pesantren yang berkualitas.
Rektor UIN Maliki Malang, Prof. Dr. Hj. Ilfi Nur Diana, M.Si, dengan tegas meluncurkan program pendampingan terpadu untuk pondok pesantren.
Pendampingan terpadu ini menyentuh semua aspek kehidupan ponpes, mulai dari perencanaan konstruksi bangunan hingga psikologis santri, bahkan hingga praktik spiritual yang berwawasan ekologis atau disebut eko pesantren.
Prof Ilfi, menegaskan bahwa dalam hal mitigasi, risiko konstruksi bangunan, fokus utama program ini adalah untuk meningkatkan kualitas bangunan yang aman dan ramah lingkungan.
UIN Maliki Malang berkomitmen untuk membantu pesantren dalam menyusun masterplan kawasan,dan setiap tindakan pembangunan tata ruang harus memenuhi unsur keamanan dan kesehatan seperti sirkulasi yang baik, hingga konstruksi bangunan yang kokoh.
"Dalam melakukan pembangunan fisik dan sumberdaya pesantren haruslah selaras dengan alam dan kehidupan di sekitarnya," ujar Prof. Ilfi
Tim ahli dari UIN Maliki Malang berkomitmen memberikan layanan konsultasi profesional mulai dari perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi terhadap proyek pembangunan.
Program pendampingan pesantren ini diharapkan linier dengan program pembangunan yang ada di UIN Maliki Malang yang mengusung konsep Green Campus.
Seperti halnya dalam penyediaan energi, UIN Maliki Malang mendorong penerapan sistem kelistrikan berbasis energi terbarukan. Salah satunya adalah konsep pemanfaatan energi surya dalam rangka menuju Green Pesantren.
Tidak hanya menyentuh pembangunan infrastruktur fisik, akan tetapi UIN Maliki Malang juga melakukan upgrade terhadap sumber daya manusia yang dimiliki oleh pondok pesantren.
"Pendampingan ini dilakukan dalam berbagai bentuk seperti konseling, psikoedukasi, pelatihan life skills, deteksi dini, hingga pendampingan spiritual-psikologis bagi para pengasuh, dan pengajar dan para santri," tutupnya. (**)
Editor: Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

