Miris, Pendapatan Sopir Angkot Kota Batu Menurun

Mereka hanya mampu menghasilkan sekitar Rp 30.000 hingga Rp 50.000 per hari, yang jauh dari mencukupi.

29 Sep 2023 - 07:45
Miris, Pendapatan Sopir Angkot Kota Batu Menurun
Angkutan Kota Batu terparkir di terminal Kota Batu sepi penumpang Kamis (28/09/2023) (Michel Sima/SJP)

Kota Batu, SJP - Kondisi para sopir angkutan kota (angkot) di Kota Batu semakin memprihatinkan. Hingga saat ini, 50 persen dari mereka telah berhenti beroperasi karena kesulitan membayar uang setoran kepada pemilik angkot.

Sementara itu, bagi yang masih bertahan, mereka hanya mampu menghasilkan sekitar Rp 30.000 hingga Rp 50.000 per hari, yang jauh dari mencukupi.

Salah seorang sopir angkot, Joko, mengatakan situasi angkot saat ini mirip dengan ojek, dengan jumlah penumpang hanya berkisar antara 3 hingga 5 orang per hari. 

"Meskipun harus mengeluarkan biaya bensin sekitar Rp 100 ribu setiap hari, pendapatan bersih yang diperoleh para sopir angkot hanya mencapai Rp 50.000 per hari pada kondisi terbaik," kata Joko. 

"Hal ini belum termasuk biaya setoran harian sebesar Rp 30.000 kepada pemilik angkot, sehingga terjadi ketidakseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan, bahkan menciptakan defisit," sambung dia.

Dia menjelaskan setengah dari para sopir angkot telah menyerah.

"Beberapa dari mereka yang masih bertahan melakukannya karena memiliki tanggungan keluarga yang harus dihidupi," ujarnya.

Dia memaparkan tidak jarang, sopir angkot ini harus berutang kepada pemilik angkot untuk menutupi setoran. Namun, bagi sopir yang utangnya telah terakumulasi, seringkali mereka memilih untuk berhenti.

"Dalam kondisi seperti ini, sulit untuk melakukan pembayaran cicilan utang, dan terus berkendara hanya akan menambah utang kepada pemilik angkot," tandasnya. (*)

Editor : Queen Ve

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow