Menuju Perubahan, Mas Rusdi Optimistis Masyarakat Pasuruan Sejahtera dan Berkeadilan

Mas Rusdi mengaku di setiap kesempatan ia selalu menyampaikan bahwa Kabupaten Pasuruan butuh percepatan utamanya untuk sarana infrastruktur umum, sarana pendidikan, sarana kesehatan untuk layanan kepada masyarakat.

30 Aug 2025 - 14:40
Menuju Perubahan, Mas Rusdi Optimistis Masyarakat Pasuruan Sejahtera dan Berkeadilan
Direktur Suarjatimpost.com serta tim redaksi saat berkunjung ke bupati pasuruan (foto isbi/SJP)

PASURUAN, SJP — Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo memastikan penataan ulang anggaran yang dituangkan dalam Perubahan APBD (P-APBD) 2025 sebagai langkah untuk menjawab harapan rakyat. 

Beberapa pergeseran anggaran dilakukan sebagai cermin arah kebijakan publik untuK memperhatikan dinamika sosial ekonomi serta kebutuhan masyarakat 

Karena P-APBD 2025 hadir untuk menjawab tantangan sekaligus memperkuat program prioritas Bupati-Wakil Bupati menuju visi Pasuruan Maju, Sejahtera, dan Berkeadilan.

“Yang pertama, perlu diketahui perubahan anggaran menjadi ketentuan undang-undang, bagaimana mengolah perubahan anggaran menyesuaikan program prioritas di masing-masing daerah,” kata Bupati Mas Rusdi pada Sabtu (30/8/2025).

Mas Rusdi mengaku di setiap kesempatan ia selalu menyampaikan bahwa Kabupaten Pasuruan butuh percepatan utamanya untuk sarana infrastruktur umum, sarana pendidikan, sarana kesehatan untuk layanan kepada masyarakat.

“Jadi kami sampaikan, untuk mewujudkan itu pemerintahan Mas Rusdi - Gus Shobih butuh penyesuaian anggaran. Waktu saya dilantik dan menjabat, APBD 2025 sudah disahkan tahun 2024. Kita baru dilantik Februari, jadi butuh penyesuaian anggaran untuk program prioritas yang sekiranya selaras dengan program prioritas Presiden,” paparnya,

Ia pun optimistis, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Pasuruan naik karena daerah ini berada di segitiga emas penopang Surabaya, Sidoarjo, dan Gresik yang notabene kota perdagangan dan industri.

“Tinggal kami yang menyikapinya seperti apa. Yang jelas, dalam pemerintahan kami percepatan harus ada di segala bidang, utamanya investasi. Di Kabupaten Pasuruan sudah tidak ada istilahnya perizinan ribet, semuanya harus dilakukan tanpa ada kesulitan,” jelasnya.

Menurut Mas Rusdi, target potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) sudah dinaikkan dari tahun sebelumnya. Ia mengaku, pihaknya sedang bekerja keras untuk meraup PAD Rp1 triliun dan sangat optimistis terpenuhi.

“Cara menembus PAD Rp 1 triliun, kami akan melakukan evaluasi internal, di mana potensi yang bisa kita push akan kita push. Sistem akan diperbarui, tenaga lapangan akan diperkuat agar PAD kita bisa bertambah tanpa memberatkan pelaku usaha. Efisiensi internal, efektivitas kinerja,” paparnya. (***)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow