Lonjakan Pasien Jantung, Karsa Husada Gelar Forum Konsultasi Publik

Tren ini mencerminkan gaya hidup masyarakat yang belum banyak berubah meski berbagai edukasi telah dilakukan mengingat angka tersebut cukup memprihatinkan, karena menunjukkan bahwa risiko penyakit jantung di masyarakat yang masih tinggi dan perlu menjadi alarm bersama.

21 May 2025 - 19:29
Lonjakan Pasien Jantung, Karsa Husada Gelar Forum Konsultasi Publik
Direktur Karsa Husada saat memaparkan data angka prevalensi pasien jantung (Arul/SJP)

KOTA BATU, SJP – Peningkatan jumlah pasien jantung di RSUD Karsa Husada selama awal tahun 2025 menjadi perhatian serius pihak rumah sakit. Dibandingkan periode Januari hingga April 2024 yang mencatat 2.085 pasien, jumlah kunjungan pasien jantung naik menjadi 2.419 orang di periode yang sama tahun ini. Rata-rata pasien bulanan pun meningkat dari 521 menjadi 604 pasien.

Direktur RSUD Karsa Husada, Dr. Moch Rizal pada Rabu (21/5/2025) mengungkapkan, tren ini mencerminkan gaya hidup masyarakat yang belum banyak berubah meski berbagai edukasi telah dilakukan, mengingat angka tersebut cukup memprihatinkan, karena menunjukkan bahwa risiko penyakit jantung di masyarakat yang masih tinggi dan perlu menjadi alarm bersama.

"Pasien jantung didominasi oleh kelompok usia 45 tahun ke atas, yang sebagian besar memiliki riwayat hipertensi, kolesterol tinggi, atau kebiasaan merokok. Mayoritas datang sudah dalam kondisi kronis atau dengan gejala lanjut. Ini sebenarnya bisa dicegah lebih awal,” urainya.

Oleh seban itu, pihaknya mengimbau masyarakat untuk lebih memperhatikan gaya hidup sehat sebagai tindakan preventif dengan menjaga pola makan rendah lemak, rutin berolahraga minimal 30 menit setiap hari, berhenti merokok, dan rutin memeriksakan tekanan darah serta kadar kolesterol merupakan langkah-langkah sederhana yang sangat membantu mencegah penyakit jantung.

“Kalau ingin hidup berkualitas, jaga jantung sejak dini. Perubahan kecil seperti rutin jalan kaki, kurangi makanan berlemak, dan cek kesehatan secara berkala bisa berdampak besar. Kami berharap ke depan masyarakat semakin sadar akan pentingnya pencegahan penyakit jantung demi menciptakan generasi yang lebih sehat dan produktif," pungkasnya. (*)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow