Kritik Wakil Rakyat Soal Konser Musik Dialog Cinta, Bupati Jombang : Konser Tidak Ada Masalah
Ketika disinggung oleh wartawan terkait protes Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Stadion Jombang yang mendapat pelarangan berjualan selama dua hari gelaran konser, Bupati Jombang Warsubi menyebut Konser tidak ada masalah.
JOMBANG, SJP - Kritik keras anggota wakil rakyat di tingkat kabupaten dan Provinsi Jawa Timur terkait pelaksanaan Konser Musik Dialog Cinta Vol 3 di Stadion Merdeka Jombang ditanggapi Bupati Warsubi datar.
Ketika disinggung oleh wartawan terkait protes Pedagang Kaki Lima (PKL) di sekitar Stadion Jombang yang mendapat pelarangan berjualan selama dua hari gelaran konser, Bupati Jombang Warsubi menyebut konser tidak ada masalah.
"Konser tidak ada masalah, kan di satu tempat, Insyaallah tidak mengganggu yang lain," ucap Bupati Warsubi singkat, Senin (21/7/2025).
Bupati Warsubi tidak banyak menyampaikan tanggapan terkait kritik yang diajukan atas penyelenggaraan konser musik di Stadion Merdeka Jombang.
Dihubungi terpisah, Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Jombang, Agus Purnomo belum mau berkomentar lebih lanjut.
Pihaknya harus tahu dulu bagaimana permasalahan sebernarnya di lapangan. Bila perlu pihaknya akan memanggil beberapa pihak, sebenarnya permasalahannya apa.
"Ketika saya memberi komentar harus tahu dulu, permasalahannya apa. Kan saya belum tahu, tentunya nanti saya panggil, minta informasi dulu," ujarnya.
Menurut informasi sementara sudah ada kompensasi. Untuk itu butuh tahu dulu apa permasalahannya.
"Data persisnya saya belum tahu," akunya.
Menurutnya, jika Bupati Jombang Warsubi sudah berkomentar itu sudah cukup, karena sebagai simbol dari Pemerintah Daerah (Pemda).
"Kalau Abah sudah komentar ya sudah, tulis saja seperti itu," tandanya.
Sebelumnya, Anggota DPRD Jombang Kartiyono dan Anggota DPRD Jatim Sumardi menyoroti berlangsungnya konser yang tidak membawa solusi bagi pedagang kecil alias PKL.
Selain itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Sumardi, memberikan teguran keras terhadap pemerintah daerah dan pihak penyelenggara konser musik bertajuk Festival Dialog Cinta Vol 3 di Stadion Merdeka Jombang.
Sumardi menyayangkan konser besar yang menghadirkan beberapa musisi papan atas tanah air justru tidak memberi manfaat kepada masyarakat kecil seperti pedagang kaki lima (PKL). PKL yang berharap bisa mengais lebih banyak rezeki melalui event tersebut justru dilarang berjualan.
Politisi Partai Golongan Karya (Golkar) itu meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang mengevaluasi penyelenggaraan konser tersebut. Seharusnya, konser besar yang tidak sering digelar itu dapat memberi manfaat besar bagi masyarakat kecil.
Sumardi menyesali tidak adanya solusi bagi para PKL baik dari Pemkab Jombang maupun dari pihak penyelenggara konser. Oleh karena itu, dia meminta agar Pemkab Jombang mengevaluasi penyelenggaraan konser akbar tersebut.
"Ini harus dievaluasi. Kenapa tidak melibatkan masyarakat? Khususnya pelaku UMKM di Jombang. Mereka ini seharusnya justru kita bantu. Kalau perlu kita tata supaya bisa ikut berjualan dengan tertib," ucapnya, Ahad (20/7/2025).
Menurut Sumardi, larangan bagi para PKL untuk berjualan selama konser berlangsung di Stadion Merdeka Jombang merupakan citra buruk bagi pemerintah daerah. Hal itu dapat mencederai komitmen Pemkab Jombang dalam upaya mengentaskan kemiskinan. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

