Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, UNDIKA Kembali Gelar Paskibra Festival 3.0

Semangat Sumpah Pemuda bergema di Paskibra Festival 3.0 Universitas Dinamika, ketika ratusan pelajar Jawa Timur tegap berbaris, berkarya, dan berikrar muda untuk bangsa.

26 Oct 2025 - 22:13
Kobarkan Semangat Sumpah Pemuda, UNDIKA Kembali Gelar Paskibra Festival 3.0
Penampilan kreatif tim Paskibra SMAN 6 Surabaya di ajang Paskibra Festival 3.0 Universitas Dinamika (Ryan/SJP)

SURABAYA, SJP — Barisan tegap dan langkah serempak para anggota Paskibra memenuhi Arena Prestasi lantai 9 Gedung Biru Universitas Dinamika (Undika) Surabaya, Minggu (26/10/2025). 

Dalam momentum menjelang Hari Sumpah Pemuda pada 28 Oktober, kampus yang dahulu dikenal sebagai STIKOM Surabaya itu menjadi saksi semangat juang generasi muda yang memadukan disiplin, nasionalisme, dan kreativitas dalam ajang Paskibra Festival 3.0 bertajuk “Muda Berkarya untuk Bangsa.”

Kegiatan yang digelar oleh UKM Paskibra Universitas Dinamika ini diikuti oleh 51 tim dari berbagai kota di Jawa Timur, terdiri atas 24 tim tingkat SMP/MTs dan 27 tim tingkat SMA/SMK/MA. 

Mereka bersaing dalam kategori PBB Perpang (Peraturan Panglima TNI) dan Kreasi Variasi untuk memperebutkan sejumlah piala bergilir dari berbagai lembaga, termasuk Kemenpora, Gubernur Jawa Timur, Danpasmar 2, Kapolrestabes Surabaya, dan Dandim 0831 Surabaya.

Rektor Universitas Dinamika, Prof. Budi Jatmiko, dalam sambutannya menyampaikan rasa bangga atas terselenggaranya acara ini yang bertepatan dengan semangat Sumpah Pemuda. 

Ia menegaskan bahwa Paskibra Festival bukan sekadar ajang lomba baris-berbaris, tetapi juga wadah untuk menanamkan nilai kedisiplinan, kepemimpinan, dan karakter bangsa.

"Tema Muda Berkarya untuk Bangsa bukan sekadar rangkaian kata, tapi panggilan jiwa bagi setiap pemuda untuk mengukir prestasi dan berkontribusi nyata bagi negeri," ujarnya, Minggu (26/10/2025).

Budi juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut adalah bentuk nyata komitmen Universitas Dinamika dalam mendukung pembentukan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga bermental baja dan siap memimpin masa depan.

"Keteraturan barisan kalian hari ini mencerminkan keteraturan masa depan bangsa yang ada di tangan kalian," tambahnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, yang turut hadir membuka acara, memberikan apresiasi atas inisiatif Universitas Dinamika yang menggelar festival semacam ini. 

Ia menyebut bahwa kegiatan seperti Paskibra Festival sangat penting untuk menumbuhkan jiwa patriotisme sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan zaman modern.

"Berani ikut paskibra itu sudah hebat, tapi berani ikut festival seperti ini jauh lebih hebat lagi. Karena ini melatih keberanian, kreativitas, dan jiwa patriot yang sesungguhnya," kata Emil.

Emil juga mengingatkan bahwa di era digital dan maraknya kecerdasan buatan (AI), anak muda harus tetap berakar pada interaksi sosial dan dunia nyata agar tidak kehilangan kemanusiaannya.

"Kalau anak muda kita hanya sibuk di depan layar, maka akan hilang modal kemanusiaannya. AI bisa kuasai dunia maya, tapi dunia nyata harus dikuasai manusia," tegasnya.

"Ini adalah bukti generasi muda yang tidak mager dan insyaallah siap menjadi pemimpin, sukses teman-teman Paskibra," imbuhnya.

Dalam sambutannya yang bernuansa reflektif, Emil juga mengaitkan semangat Sumpah Pemuda 1928 dengan tantangan generasi masa kini. Ia menekankan bahwa bangsa Indonesia terbentuk bukan karena kesamaan ras atau wilayah, melainkan karena tekad yang sama untuk bersatu dan memperjuangkan keadilan.

"Yang menyamakan kita bukan kesamaan kulit atau asal, tapi semangat bahwa kita bertumpah darah satu, berbahasa satu, dan berbangsa satu, bangsa Indonesia," tutur Emil.

Kegiatan yang berlangsung sejak pagi hingga malam ini juga dimeriahkan dengan berbagai aktivitas lain seperti food bazar, expo kampus, serta music & entertainment, yang terbuka untuk masyarakat umum. Selain menjadi ajang kompetisi, acara ini juga menjadi ruang pertemuan antarpelajar dan ajang promosi semangat kebangsaan di kalangan muda.

Salah satu tim yang ikut berkompetisi, yakni tim dari SMAN 6 Surabaya mengaku bangga dapat ikut serta dan tampil di hadapan juri dan penonton.

"Tanggapannya seru banget dan nggak nyangka bisa sampai tahap ini. Latihan cuma dua minggu, tapi kita berusaha menampilkan yang terbaik," ujar salah satu anggota tim.

Dengan penuh semangat, seluruh peserta menunjukkan bahwa kedisiplinan dan kebersamaan bukan hanya soal barisan yang rapi, tetapi juga tentang jiwa yang teguh dan tekad untuk terus berkarya bagi Indonesia.

Melalui Paskibra Festival 3.0, Universitas Dinamika dan para pemuda Jawa Timur menegaskan kembali semangat Sumpah Pemuda, yakni bersatu, berjuang, dan berkarya untuk bangsa. (*)

Editor: Danu 

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow