KAI Daop 8 Intensifkan Cek Lintas, Antisipasi Gangguan Operasional Kereta Api

KAI Daop 8 Intensifkan Cek Lintas, Antisipasi Gangguan Operasional Kereta Api guna memastikan kesiapan prasarana di tengah pengembangan jalur ganda (double track.

24 Apr 2026 - 23:05
KAI Daop 8 Intensifkan Cek Lintas, Antisipasi Gangguan Operasional Kereta Api
memastikan kesiapan prasarana di tengah pengembangan jalur ganda (double track). Foto: Jefri/suarajtimpost

SURABAYA, SJP - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya mengintensifkan cek lintas di jalur rel sebagai langkah antisipatif terhadap potensi gangguan operasional kereta api, sekaligus memperkuat aspek keselamatan perjalanan. 

Bersama Balai Teknik Perkeretaapian (BTP) Kelas I Surabaya, Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA), kegiatan ini dilakukan melalui pemeriksaan langsung dengan berjalan kaki di lintas Stasiun Wonokromo hingga Stasiun Sepanjang, Jumat (24/4/2026).

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi memastikan kesiapan prasarana di tengah pengembangan jalur ganda (double track) yang tengah dikebut di kawasan Surabaya. 

Pemeriksaan lapangan secara detail dinilai krusial untuk mendeteksi dini potensi kerusakan maupun hambatan yang dapat mengganggu kelancaran perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, mengatakan cek lintas intensif dilakukan untuk menjamin seluruh infrastruktur dalam kondisi optimal dan aman dilalui.

“Cek lintas ini kami lakukan untuk memastikan seluruh prasarana dalam kondisi optimal sehingga mampu menunjang peningkatan kapasitas dan keselamatan perjalanan kereta api. Melalui pemeriksaan langsung di lapangan, potensi gangguan dapat diidentifikasi lebih dini dan ditangani secara cepat dan tepat,” ujar Mahendro.

Ia menjelaskan, pengembangan jalur ganda tidak hanya bertujuan meningkatkan kapasitas angkutan, tetapi juga memperkuat keandalan operasional. Dengan lintas yang lebih siap dan terstandar, risiko keterlambatan akibat gangguan teknis dapat diminimalkan.

Dalam kegiatan bertema High Performing Team, Railway Safety tersebut, Executive Vice President Daop 8 Surabaya bersama jajaran manajemen dan tim BTP Kelas I Surabaya DJKA turun langsung menyusuri jalur secara menyeluruh. 

Adapun pemeriksaan, sebutnya mencakup berbagai komponen vital, mulai dari rel, bantalan, penambat, wesel, bangunan hikmat, hingga perlintasan sebidang serta area sekitar jalur.

Selain memastikan kondisi fisik prasarana, tim juga melakukan pemantauan dan sterilisasi jalur dari potensi gangguan eksternal. 

Langkah ini, tambahnya penting untuk mendukung kelancaran proyek jalur ganda sekaligus menjaga keselamatan perjalanan kereta api di lintas padat tersebut.

Mahendro menambahkan, metode cek lintas dengan berjalan kaki memberikan keunggulan dalam akurasi pengamatan.

“Metode ini memungkinkan kami melihat langsung kondisi detail di lapangan, termasuk potensi risiko yang tidak selalu terdeteksi melalui pemantauan biasa,” katanya.

Menurut dia, keberhasilan menjaga keselamatan operasional tidak hanya bergantung pada kesiapan infrastruktur, tetapi juga sinergi lintas instansi serta kedisiplinan masyarakat dalam mematuhi aturan di sekitar jalur rel.

Sejalan dengan pengembangan tersebut, Pemerintah Kota Surabaya turut melakukan penataan infrastruktur pendukung di kawasan Stasiun Wonokromo. 

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menyatakan pihaknya akan melakukan pengaspalan dan pelebaran Jalan Stasiun Wonokromo untuk mengurai kepadatan lalu lintas sekaligus mengembalikan fungsi jalan secara optimal.

Di sisi lain, KAI Daop 8 Surabaya mengimbau masyarakat agar tidak beraktivitas di jalur rel serta menjaga kebersihan lingkungan sekitar. 

Menurutnya, partisipasi publik dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan perjalanan kereta api yang aman dan lancar.

Melalui kolaborasi antara KAI, DJKA, dan pemerintah daerah, upaya intensifikasi cek lintas ini diharapkan mampu memperkuat keandalan operasional kereta api sekaligus mendukung percepatan pengembangan jalur ganda. 

KAI Daop 8 Surabaya pun menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, andal, dan berkelanjutan di wilayah Surabaya dan sekitarnya. (**)

Editor : Rizqi Ardian

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow