Jurang Klemuk Kembali Makan Korban Luka Pemudik

identitas kedua korban yakni Febri Edi Sukamto 25 tahun warga Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang dan istrinya Nensi Tri Wahyuni (21), warga Desa Kedungsalam Donomulyo Kabupaten Malang.

17 Apr 2024 - 03:15
Jurang Klemuk Kembali Makan Korban Luka Pemudik
Kondisi korban luka rem blong jurang klemuk (Istimewa/relawan/SJP)

Kota Batu, SJP - Peristiwa nahas menimpa sepasang suami istri usai kecelakaan di jalur alternatif Klemuk pada Selasa malam (16/4/2024). Diketahui hal tersebut terjadi akibat rem blong saat pemotor mengalami rem blong di kondisi jalur menurun.

Dari informasi yang dihimpun, identitas kedua korban yakni Febri Edi Sukamto 25 tahun warga Desa Mangunan, Kecamatan Kabuh Kabupaten Jombang dan istrinya Nensi Tri Wahyuni (21), warga Desa Kedungsalam Donomulyo Kabupaten Malang. 

Diketahui keduanya tengah perjalanan pulang usai mudik ke kampung halaman suami di Jombang. Akibat peristiwa itu, motor korban mengalami rusak parah.

Korban istri mengalami pendarahan hebat pada kepala dan mulut, dan juga luka patah tulang pada tangan dan leher. Sementara korban suami selamat dan hanya mengalami luka sedang.

Suliyanton, salah satu saksi, mengatakan jika korban diketahui mengalami rem blong pada motornya saat melintasi jalur alternatif berkontur jalan menurun yang sangat curam tersebut.

Meskipun terdapat jalur penyelamat yang telah dibangun di sana, namun kondisi arus lalu lintas di sepanjang Jalan Rajekwesi itu padat merayap oleh kendaraan roda empat sehingga jalur penyelamatan di sisi kiri jalan tertutup.

Akhirnya, motor korban terus melaju kencang ke bawah. Dan sesampainya di Jalan Arumdalu, pengemudi menabrakkan motor ke pohon palem di sisi kanan jalan dengan maksud untuk memberhentikan motor.

"Suaminya selamat masih sadar, tapi istrinya yang dibonceng ini rupanya terpental jauh sekitar 10 meter sehingga lukanya parah. Kondisinya parah sekali dan langsung saya larikan ke rumah sakit,'' ungkap Anton yang juga relawan jaga di jalur maut tersebut.

Menurutnya, hingga pukul 03.00 WIB, kondisi sang istri masih kritis dan sedang dirawat intensif di RS Hasta Brata Kota Batu. Kejadian rem blong di jalur maut ini memang kerap terjadi dan tidak jarang berpotensi berujung kematian.

"Dalam sehari ini saja tadi sudah ada 11 kejadian rem blong, kalau dihitung sejak periode Lebaran 2024 kemarin sudah nyampai 26 kejadian, 5 orang luka-luka,'' tukasnya. (*)

Editor: Tri Sukma

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow