Jelang Musim Giling 2025, PG Ngadiredjo Gelar Cetik Geni dan Doa Bersama

Perusahaan ini menargetkan mampu menggiling tebu sebanyak 9,5 juta kuintal dan rendaman 8,16 persen dengan menghasilkan gula di atas 75 ribu ton.

25 Apr 2025 - 11:05
Jelang Musim Giling 2025, PG Ngadiredjo Gelar Cetik Geni dan Doa Bersama
Cetik Geni awali kegiatan jelang musim giling 2025. (Foto: Wawan/SJP)

KEDIRI, SJP — Pada pertengahan bulan Mei nanti, musim giling dimulai. Sebagai awal, PG Ngadirejo menggelar doa bersama dan slow firing boiler atau menyalakan api perdana. Tradisi ini biasa disebut Cetik Geni. Kegiatan ini digelar di Stasiun Ketel, Jumat (25/4/2025).

Acara yang berlangsung khidmat itu juga diikuti oleh petani tebu, masyarakat, serta jajaran manajemen PG Ngadirejo. General Manager PG Ngadiredjo, Wayan Mei Purwono menjelaskan, slow firing boiler merupakan langkah awal memasuki musim giling untuk memanaskan Stasiun Ketel.

“Nanti, sebelum pelaksanaan giling, kami akan melakukan individual test dan general test di semua stasiun mesin,” bebernya.

PG Ngadiredjo sendiri akan memulai masa giling 2025 pada pertengahan bulan Mei mendatang. Perusahaan ini menargetkan mampu menggiling tebu sebanyak 9,5 juta kuintal dan rendaman 8,16 persen dengan menghasilkan gula di atas 75 ribu ton.

“Kami mohon doa restunya kepada seluruh masyarakat dan steakholder. Semoga giling berjalan lancar dan bisa melampaui target,” harapnya.

Pada musim giling 2024, PG Ngadiredjo menjadi pabrik gula terbaik di lingkungan pabrik di bawah naungan PT Sinergi Gula Nusantara (SGN).

“Musim giling tahun 2025 ini, target kami adalah tetap menjadi the winner. Yaitu terbaik dari sisi laba, jumlah tebu, dan terbaik di jumlah gula,” pungkas Wayan. (**)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow