Jalur Padat, Pasokan BBM ke Jember Tersendat: Pemkab Pantau Ketat Penyaluran

Pasokan BBM Jember tersendat akibat jalur macet dan Gumitir ditutup. Pertamina alihkan suplai dari Surabaya/Malang. Pemkab Jember terus pantau distribusi demi memastikan ketersediaan BBM masyarakat.

27 Jul 2025 - 11:31
Jalur Padat, Pasokan BBM ke Jember Tersendat: Pemkab Pantau Ketat Penyaluran
Antrean panjang di salah satu SPBU di Kabupaten Jember. (Foto: Ulum/SJP)

JEMBER, SJP—Pasokan bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) Kabupaten Jember dilaporkan tersendat. Kondisi ini dipicu oleh penutupan jalur Gumitir dan kemacetan parah di sekitar Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi. Pemerintah Kabupaten Jember telah menerima laporan langsung dari PT Pertamina terkait masalah distribusi ini.

Hendra Saputra, Sales Brand Manager Pertamina Area Jember, menyampaikan bahwa gangguan distribusi ini berdampak langsung pada keterlambatan pengiriman BBM dari Terminal BBM Banyuwangi menuju wilayah Jember. Dia menyebut, kemacetan di Pelabuhan Ketapang bahkan mencapai hingga 40 kilometer, menyebabkan mobil tangki tidak dapat kembali ke terminal untuk pengisian ulang.

"Total ada 41 lembaga penyalur BBM di wilayah Jember, yaitu 40 SPBU reguler dan 1 SPBUN khusus wilayah. Pengiriman BBM sangat bergantung pada kelancaran lalu lintas dari Banyuwangi. Saat ini beberapa titik di Jember mengalami kekosongan stok BBM jenis Pertalite dan Bio Solar," kata Hendra, Minggu (27/7/2025).

Menyikapi kondisi ini, Pertamina telah melakukan koordinasi intensif dengan pihak terkait dan mengambil sejumlah langkah strategis. Salah satunya adalah dengan mengalihkan suplai dari Terminal BBM Surabaya dan Malang. Langkah ini diambil untuk menutupi kebutuhan wilayah Jember yang mencapai sekitar 700 kiloliter (KL) per hari.

"Kami terus mendorong percepatan pengiriman dari Surabaya dan Malang agar pasokan BBM kembali normal. Perlu kami tegaskan bahwa permasalahan ini bukan disebabkan oleh kelangkaan stok BBM di Pertamina, tetapi murni karena gangguan distribusi akibat kemacetan dan penutupan jalur," jelas Hendra.

"Kami meminta seluruh masyarakat Jember untuk tetap tenang. Stok BBM secara nasional maupun regional dalam kondisi aman. Yang terjadi saat ini hanyalah keterlambatan distribusi karena kendala teknis lalu lintas," pungkas Hendra Saputra.

Sementara itu, terlihat di beberapa SPBU di wilayah Jember selatan hingga saat ini pasokan BBM memang belum datang. Namun, di Kabupaten Lumajang, khususnya SPBU Nogosari, sudah ada pasokan yang tiba dan memicu antrean panjang mengular. Pemerintah Kabupaten Jember pun terus berupaya memastikan kebutuhan BBM terpenuhi.

Terkait hal ini, Pemerintah Kabupaten Jember akan terus memantau perkembangan distribusi BBM di lapangan serta menjalin komunikasi aktif dengan pihak Pertamina, kepolisian, dan instansi terkait. Ini dilakukan untuk memastikan kelancaran suplai BBM ke seluruh wilayah Jember demi kenyamanan masyarakat. (***)

Editor: Ali Wafa

What's Your Reaction?

like

dislike

love

funny

angry

sad

wow