Ini Makna Festival Tumpeng Klepon, di Perayaan HUT ke 118 Desa Semboro Jember
Kata Kepala Desa Semboro, klepon sebagai persembahan dalam acara HUT desanya bukan tanpa alasan. Tapi karena ada filosofi yang terkandung dalam makanan tradisional tersebut.
JEMBER, SJP - Tradisi kirab Tumpeng Klepon dalam memperingati hari ulang tahun desa digelar di Desa Semboro, Kecamatan Semboro Jember.
Acara selametan desa tersebut setiap tahun dikemas dengan menarik dan sudah jadi ikon desa. Hal ini bisa menyedot ribuan pengunjung untuk datang.
Sebanyak 118 Gunungan jajan pasar Tumpeng Klepon, diarak keliling desa dan dilombakan, bahkan usai diarak, tumpeng klepon dimakan bersama warga, tanpa boleh dibawa pulang. Saat masyarakat mulai berebut, keseruan tampak terlihat dalam perhelatan tersebut.
Kepala Desa Semboro, Antoni disela-sela kegiatan tersebut menyampaikan, acara Gunungan Tumpeng Klepon merupakan rangkaian kegiatan HUT Desa Semboro yang sudah menjadi tradisi.
"Kegiatan ini, merupakan rangkaian HUT ke 1118 Desa Semboro, kami bersama masyarakat mempersembahkan 118 tumpeng klepon dan puluhan tumpeng lainnya," kata Antoni, Ahad 11/5/2025).
Antoni menjelaskan, pihaknya memilih klepon sebagai persembahan dalam acara HUT desanya bukan tanpa alasan. Tapi karena ada filosofi yang terkandung dalam makanan tradisional tersebut.
"Kami mempersembahkan klepon, selain makanan tradisional yang unik. Klepon sendiri memiliki filosofi yang saling merekatkan, harapan kami, hubungan masyarakat dengan pemerintah bisa semakin erat," ujar Antoni.
Sementara itu, salah seorang peserta tumpeng klepon, Lilik mengatakan jika kegiatan ini memang di tunggu tunggu.
"Kami tunggu memang kegiatan ini, dan kami sudah persiapkan jauh-jauh hari. Selain itu kami jika ikut perhelatan ini memakai baju jaman dahulu dan ini saya rasa sungguh luar biasa," pungkasnya. (*)
Editor : Rizqi Ardian
What's Your Reaction?

